INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar apel pagi perdana pascalibur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal bersama seluruh aparatur sipil negara (ASN), di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang (Puspem), Senin (30/3/2026).
Apel tersebut menjadi momentum awal untuk mengembalikan ritme kerja sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik setelah masa libur panjang.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa apel perdana ini merupakan simbol kembalinya semangat, disiplin, dan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, ini menjadi bukti semangat dan komitmen pegawai Pemkot Tangerang. Kehadiran yang hampir menyeluruh mencerminkan disiplin serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia menekankan, pemerintah tidak boleh berhenti memberikan pelayanan, meskipun berada dalam momentum libur panjang. Hal ini mengingat sejumlah layanan publik bersifat vital dan harus tetap berjalan tanpa henti.
“Pemerintah tidak boleh libur. Ada layanan yang harus berjalan 24 jam, seperti kesehatan, keamanan, dan ketertiban. Karena persoalan masyarakat bisa terjadi kapan saja,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mulyani, menyampaikan bahwa apel perdana ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kinerja ASN pasca-Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang turut memberikan penghargaan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan predikat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) terbaik, yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kegiatan sarapan bersama yang difasilitasi masing-masing OPD sebagai bentuk kebersamaan dan semangat berbagi antarpegawai.
Mulyani menegaskan, seluruh perangkat daerah diminta untuk segera kembali bekerja secara optimal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan publik adalah prioritas utama. Disiplin yang telah dibangun selama Ramadan harus terus dijaga untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Syamsul Sinambela












