INFOBAHARI.COM, SERANG, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Banten memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui audiensi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten di Kota Serang, Rabu (15/7/2026).
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat pemberantas narkotika dalam menciptakan Provinsi Banten yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Pertemuan itu dihadiri jajaran pengurus baru DPD PBB Provinsi Banten periode 2026–2031 yang dipimpin Ketua DPD terpilih, Todo Nainggolan. Selain sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan resmi, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi menjelang pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Todo Nainggolan menegaskan bahwa DPD PBB Provinsi Banten siap menjadi mitra strategis pemerintah dan BNNP Banten dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Kami menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi dengan BNNP Banten dalam menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkotika. Ini merupakan salah satu program prioritas kami untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba,” tegas Todo.
Ia menambahkan, gerakan pencegahan akan dilakukan tidak hanya di lingkungan keluarga besar Suku Batak, tetapi juga kepada seluruh anggota Pemuda Batak Bersatu serta masyarakat luas di Provinsi Banten melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi.
Sementara itu, Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si, menyambut positif komitmen yang ditunjukkan DPD PBB Provinsi Banten. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai program BNNP yang meliputi upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi medis, hingga rehabilitasi psikologis bagi korban penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, keberhasilan perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Sinergi dengan organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Batak Bersatu diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika di Provinsi Banten,” ujar Brigjen Pol. Budi Sajidin.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama resmi melalui Memorandum of Understanding (MoU).
Rencananya, penandatanganan nota kesepahaman akan dilaksanakan bersamaan dengan acara pelantikan DPD Pemuda Batak Bersatu Provinsi Banten pada 8 Agustus 2026 di Gedung KNPI Provinsi Banten.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara BNNP Banten dan organisasi masyarakat dalam membangun gerakan bersama memerangi penyalahgunaan narkotika, sekaligus mewujudkan Banten yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.
( Valent )












