SERANG, INFOBAHARI.COM – Rangkaian awal peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten diawali dengan kegiatan napak tilas sejarah di Kawasan Kesultanan Banten Lama, Jumat (6/2/2026).
Ratusan delegasi yang terdiri dari pemilik media siber dan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ekspedisi budaya tersebut sebagai bentuk pengenalan akar peradaban Banten.
Kedatangan rombongan insan pers nasional disambut langsung oleh Sultan Banten ke-18, RtB. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, di kawasan utama kesultanan dengan suasana penuh kehormatan dan kekeluargaan.
Kegiatan diawali dengan ramah tamah di Taman Benteng Surosowan, kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh pendiri Kesultanan Banten. Para peserta juga diajak menelusuri jejak kejayaan masa lalu melalui kunjungan ke Benteng Surosowan, Keraton Kaibon, hingga Benteng Speelwijk yang menjadi saksi sejarah pertahanan Banten di masa lampau.
Ekspedisi sejarah tersebut ditutup dengan kunjungan ke Vihara Avalokitesvara, yang dikenal sebagai simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang telah terjalin sejak era kesultanan.
Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun, didampingi Sekretaris SMSI Pusat Makali Kumar, SH., MH., menegaskan bahwa pemilihan Banten Lama sebagai lokasi pembuka rangkaian HPN 2026 memiliki makna filosofis yang kuat.
“Kami ingin peserta HPN merasakan langsung ruh perjuangan dan kejayaan Banten dari titik nol sejarahnya. Banten Lama adalah simbol peradaban besar yang sarat nilai budaya. Harapannya, rekan-rekan pers dapat menyebarkan narasi positif tentang kekayaan sejarah Banten ke seluruh Indonesia,” ujar Lesman.
Sementara itu, Sultan Banten ke-18 yang hadir bersama KH Aby Muluk, pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul ‘Ulum Kasuren, menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi pers nasional.
“Merupakan kehormatan bagi kami menerima keluarga besar SMSI. Pers adalah jembatan informasi, dan kehadiran anda semua menjadi bagian dari upaya menjaga marwah sejarah yang kami wariskan. Semoga sinergi antara nilai kesultanan dan kemajuan media terus terjalin demi kemajuan bangsa,” tutur Abah Sultan.
Kegiatan napak tilas ini menjadi momentum penting dalam rangkaian HPN 2026. Selain menunjukkan kesiapan Banten sebagai tuan rumah acara nasional, kegiatan tersebut juga menegaskan identitas Banten sebagai daerah yang kaya sejarah, budaya, serta nilai toleransi.
Setelah agenda di Banten Lama, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju destinasi budaya berikutnya di Kabupaten Lebak.
( Syamsul Sinambela )












