INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Kamis (19/2/26) malam hingga Jumat (20/2/26) pagi menyebabkan genangan air di sejumlah titik serta insiden pohon tumbang.
Petugas gabungan bergerak cepat melakukan penanganan di delapan kecamatan terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan genangan mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB akibat meningkatnya debit air kali dan sungai yang meluap ke jalan serta permukiman warga.
“Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 50 sentimeter, berdampak pada akses jalan umum, kawasan permukiman, hingga kawasan industri,” ungkap Mahdiar.
Delapan Kecamatan Terdampak
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Jatiuwung, Cibodas, Cipondoh, Periuk, Ciledug, Larangan, Karang Tengah, dan Benda.
Selain genangan, sejumlah pohon tumbang sempat menutup akses jalan dan bahkan menimpa bangunan warga.
Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, OPD terkait, aparat kewilayahan, hingga relawan langsung melakukan asesmen serta penanganan cepat di lokasi kejadian.
“Langkah yang dilakukan meliputi monitoring lapangan, koordinasi lintas instansi, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan personel dan perahu evakuasi, bantuan mobilisasi warga, hingga evakuasi dan pemotongan pohon tumbang yang membahayakan,” jelasnya.
Rumah Pompa Diaktifkan
Melalui Dinas PUPR, seluruh rumah pompa di titik rawan telah diaktifkan untuk mempercepat penyurutan air. Salah satunya di Jalan Utama Sibul yang berdekatan dengan permukiman Kampung Rawa Bokor hingga Jurumudi.
Petugas hingga kini masih melakukan pemantauan tinggi muka air dan bersiaga penuh, mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi pada malam dan dini hari.
Warga Diminta Tetap Waspada
BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan kegawatdaruratan 112 atau Hotline 24 Jam BPBD Kota Tangerang.
( Syamsul Sinambela )












