Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: PGRI Harus Jadi Benteng Perlindungan dan Peningkatan Profesionalisme Guru

- Staff

Kamis, 28 Agustus 2025 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: PGRI Harus Jadi Benteng Perlindungan dan Peningkatan Profesionalisme Guru.

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: PGRI Harus Jadi Benteng Perlindungan dan Peningkatan Profesionalisme Guru.

INFOBAHARI.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi besar yang menjadi benteng perlindungan, wadah peningkatan profesionalisme, serta penguat kesejahteraan guru. Hal tersebut disampaikan A Dimyati Natakusumah dalam sambutannya pada Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I PGRI Kabupaten Pandeglang Tahun 2025 Masa Bakti XXIII di Pendopo Pandeglang, Rabu (27/8/2025).

Dalam sambutannya, Dimyati, menekankan bahwa PGRI bukan hanya sekadar organisasi, tetapi mitra strategis pemerintah yang menentukan kualitas pendidikan di Banten.

“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan dan bangsa. PGRI hadir sebagai wadah perlindungan profesi, peningkatan kompetensi, silaturahmi antarguru, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru. Kalau PGRI kuat, pendidikan di Banten juga akan kuat,” tegasnya.

Menurut Dimyati, empat peran penting PGRI adalah memberikan perlindungan profesi guru, meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan, memperkuat solidaritas antarguru, serta mendukung peningkatan kesejahteraan agar guru dapat mengajar dengan hati yang tenang.

“Saya bisa menjadi akademisi, politisi, bahkan wakil gubernur, itu semua karena guru. Kesuksesan siapa pun, bahkan presiden sekalipun, tidak terlepas dari peran guru,” tambah Dimyati.

Hal senada disampaikan Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang menegaskan Rapimkab I bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting menyatukan visi dan misi organisasi serta merumuskan langkah strategis peningkatan mutu pendidikan.

“PGRI adalah rumah besar para guru. Tantangan pendidikan semakin kompleks, sehingga diperlukan guru yang inovatif, profesional, dan berkarakter. Pemerintah Kabupaten Pandeglang siap menjadi mitra strategis PGRI untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan peran guru di tengah masyarakat,” ujar Dewi.

Bupati juga menekankan, agar PGRI diisi oleh orang-orang yang benar-benar memahami persoalan guru. Ia mendorong agar koperasi guru kembali digerakkan sebagai wujud solidaritas ekonomi.

“Pandeglang harus bisa maju, minimal setara dengan daerah lain. Saya berharap, forum ini melahirkan gagasan strategis, terutama dalam penguatan literasi digital, peningkatan profesionalisme, dan pembentukan karakter generasi emas 2045,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Sutoto, dalam laporannya menjelaskan sejumlah capaian awal kepengurusan, mulai dari silaturahmi ke cabang-cabang, percepatan digitalisasi keanggotaan, hingga perbaikan tata kelola keuangan. PGRI juga menggagas program kerja sama dengan Baznas Pandeglang untuk membantu guru kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui infaq dan sedekah guru.

Selain itu, PGRI Pandeglang telah menerapkan sistem iuran tunggal yang dibagi secara proporsional untuk PB, provinsi, kabupaten, dan cabang, guna memastikan pengelolaan yang transparan dan akuntabel.

“Dengan sistem ini, tidak diperkenankan lagi ada iuran lain. Prioritas tahun pertama adalah penyertaan modal, dana sosial, dan operasional. Kami ingin PGRI benar-benar menjadi wadah profesionalisme, inovasi, dan solidaritas guru Pandeglang,” jelas Sutoto.

Rapimkab I PGRI Kabupaten Pandeglang Tahun 2025 diikuti para pengurus cabang, kepala sekolah, serta perwakilan guru se-Kabupaten Pandeglang. Forum ini diharapkan melahirkan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan dengan semangat “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat”.(Syamsul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang
Resmi! Didampingi Kuasa Hukum PAHAM, Ketua Gema MA Banten Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polda Banten
Buntut Pemukulan oleh Oknum Pendukung Calon Ketum PBMA, Ketua Gema MA Banten Tempuh Jalur Hukum
Tingkatkan Kepatuhan, SMSI Banten Gelar Sosialisasi Pajak Bagi Pengusaha Media
Halal Bihalal SMSI Banten: Momentum Pererat Silaturahmi dan Bahas Masa Depan Bisnis Media
PPDB 2026/2027 Resmi Dibuka, Makhzanul Adzkia Siapkan Generasi Qur’ani Mahir Bahasa Arab dan Inggris.
PERADI Tangerang Gelar Diskusi Publik, Bahas KUHP dan KUHAP Baru Dalam Perspektif APH-Advokat

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:05 WIB

Korem 052/Wijayakrama Gelar Sosialisasi Pembuatan Akta Kelahiran bagi Anak Yatim dan Dhuafa di Legok Kabupaten Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:48 WIB

Sorotan Deviden & LHKPN PDAM TB Dinilai Mulai Kebablasan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:13 WIB

Sinergi PWI dan Dindik Kota Tangerang: Hadapi Wartawan Tidak Profesional & Kuatkan Literasi Media

Senin, 11 Mei 2026 - 05:29 WIB

Musda Perdana PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Nahkodai DPD Periode 2026–2031

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:54 WIB

Penganiayaan di Pasar Malabar, Anak Rentenir Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:50 WIB

Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi di Sunter Agung

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:57 WIB

Kasus Poniman Memanas, Polisi Bergerak Cepat Respons Laporan Korban

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:26 WIB

Korem 052/Wijayakrama Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik I Tahun 2026

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sorotan Deviden & LHKPN PDAM TB Dinilai Mulai Kebablasan

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:48 WIB