Dinilai Sukses Kembangkan Aplikasi Peringatan Dini Banjir, Pemkot Tangerang Raih Bhumandala Award 2025

- Staff

Selasa, 18 November 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM, Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Bhumandala Rajata dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Penghargaan ini diberikan untuk kategori Pemerintah Kota yang dinilai berhasil mengembangkan inovasi pemanfaatan informasi geospasial melalui aplikasi Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTAU).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama BIG, Belinda Arunarwati Margono, kepada Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, pada seremoni Bhumandala Award yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Tangerang menerima penghargaan Bhumandala Award dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Pemanfaatan Informasi Geospasial,” ujar Sachrudin usai menerima penghargaan.

Ia berharap capaian ini menjadi pendorong bagi seluruh jajaran Pemkot untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi geospasial guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Semoga ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi kami semua dalam mengembangkan informasi geospasial untuk peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

SIPANTAU: Aplikasi Andalan Pemkot untuk Mitigasi Banjir

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa SIPANTAU hadir sebagai solusi strategis untuk memantau kondisi tinggi muka air sungai secara real-time, sekaligus memberikan peringatan dini bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir.

“SIPANTAU merupakan salah satu upaya mitigasi dalam memberikan peringatan dini bencana banjir. Masyarakat bisa memantau ketinggian air sungai dan status kewaspadaannya secara langsung,” jelasnya.

Selain memantau kondisi sungai, masyarakat juga dapat melaporkan kejadian banjir maupun genangan di wilayah masing-masing langsung melalui aplikasi.

“Jadi nanti, masyarakat bisa lebih cepat mengetahui potensi banjir di wilayahnya berdasarkan kondisi muka air sungai yang terus dipantau secara digital,” ujarnya.

Taufik menambahkan, aplikasi SIPANTAU dilengkapi fitur prakiraan cuaca hingga tiga hari ke depan, lengkap dengan visualisasi spasial berdasarkan lokasi pengguna.

“Karena berbasis spasial, aplikasi ini membantu masyarakat memahami potensi banjir secara lokasi spesifik, sekaligus menerima peringatan dini melalui alarm di ponsel mereka,” tutup Taufik.

Masyarakat menilai penghargaan tersebut layak diberikan melihat dampak nyata SIPANTAU dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga.

Ridwan (42), warga Periuk, mengaku terbantu dengan peringatan dini yang diberikan aplikasi tersebut.
“Saya dapat notifikasi air naik sebelum Subuh. Jadi bisa siap-siap mindahin barang. Ini sangat membantu warga di daerah rawan banjir,” katanya.

Sementara itu, Dini Ayu (29), pengguna SIPANTAU dari Ciledug, menyebut aplikasi tersebut membuat warga lebih tenang saat musim hujan.
“Dulu kalau hujan deras suka cemas, sekarang tinggal cek aplikasi. Kita bisa lihat langsung ketinggian air, jadi lebih waspada dan bisa antisipasi,” tuturnya.

Dengan prestasi Bhumandala Award ini, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi berbasis geospasial demi mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kenyamanan hidup warga.
( Syamsul )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru