INFOBAHARI.COM , Tangerang – Upaya memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat kembali dilakukan Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini lewat program “Ngopi Kamtibmas”, yang menjadi bagian dari implementasi Program Kapolda Metro Jaya “Jaga Jakarta+”. Acara digelar di Rusun Cipta Griya, Kedaung Baru, Neglasari, Kamis (4/12) malam dan dihadiri sekitar 100 warga.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari memimpin langsung dialog santai tersebut bersama para pejabat utama Polres serta Kapolsek Neglasari AKP Imron Mas’adi.
Akrab dan Dekat, Kapolres Dengarkan Keluhan Warga
Acara diawali sambutan Kapolsek dan Sekcam Neglasari yang mengapresiasi kesempatan warga bisa berdialog langsung dengan Kapolres.
Dalam penyampaiannya, Kapolres menegaskan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai garda terdepan menjaga keamanan.
> “Kejahatan sekarang banyak dipicu perkembangan teknologi, pelakunya pun semakin muda—dari tawuran, curanmor sampai narkoba. Polisi tidak bisa kerja sendiri, kami butuh dukungan warga untuk menjaga anak-anak kita,” kata Kapolres.
Ia juga mengajak masyarakat aktif mendukung Program Jaga Jakarta++ yang menekankan jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah.
Warga Sampaikan Keluhan: Gangster, CCTV, hingga Pengaruh HP
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga mengangkat berbagai masalah Kamtibmas, seperti aksi gangster, pemasangan CCTV, kecelakaan lalu lintas, pengaruh buruk teknologi pada anak, hingga rawannya konflik antar ormas.
Kapolres memberikan jawaban langsung dan solusi konkret:
Aksi gangster & CCTV: pemasangan dapat dilakukan melalui sinergi antar-lembaga, langkah preemtif terus digencarkan.
Kecelakaan & pengaruh teknologi: keselamatan menjadi prioritas; orang tua diminta mendampingi anak dalam penggunaan gadget.
Ormas rawan bentrok: ormas legal tidak dilarang, tetapi aksi kriminal atas nama ormas akan ditindak tegas.
Sejumlah warga menyambut baik pendekatan Kapolres yang dinilai lebih terbuka dan humanis.
> “Baru kali ini Kapolres turun langsung dan mau mendengar keluhan kami satu per satu. Rasanya lebih dekat dan kami jadi berani bicara,” ujar Sari, warga Kedaung Baru.
> “Masalah gangster itu meresahkan. Dengarnya langsung dari Kapolres bikin kami tenang karena ada solusi yang jelas,” kata Rendi, warga lainnya.
Serahkan Bantuan hingga Cek Poskamling
Setelah dialog, Kapolres menyerahkan kentongan siskamling dan bantuan sosial kepada warga. Kegiatan ditutup dengan pengecekan Poskamling Terpadu RW 03 Kedaung Baru.
Di poskamling, Kapolres kembali berdialog dengan petugas dan mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
> “Kalau ada gangguan Kamtibmas, segera hubungi Call Center 110,” tegasnya.
Program Ngopi Kamtibmas ini diharapkan terus memperkuat sinergi polisi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kriminalitas.
( Syamsul Sinambela )












