INFOBAHARI.COM , Tangerang.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera, Satuan Jajaran (Satjar) Korem 052/Wijayakrama mengirimkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa TNI terus hadir serta bergerak cepat ketika rakyat membutuhkan.
Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Makorem 052/Wkr bersama seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di bawah komandonya, yaitu Kodim 0502/Jakarta Utara, Kodim 0503/Jakarta Barat, Kodim 0506/Tangerang, dan Kodim 0510/Tigaraksa. Seluruh satuan kompak menghimpun dukungan logistik dari prajurit, PNS, Persit, hingga mitra Korem.
Kepala Penerangan Korem 052/Wkr, Mayor Arh Arif Widodo, menyampaikan bahwa gerakan cepat ini dilakukan semata untuk meringankan beban masyarakat Sumatera yang tengah berjuang memulihkan diri dari bencana.
> “Duka masyarakat Sumatera adalah duka kita semua. Bantuan yang kami kumpulkan dari Makorem dan jajaran Kodim ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan korban terdampak,” ujar Kapenrem, Selasa (9/12).
Bantuan Disalurkan Sesuai Kebutuhan Mendesak
Seluruh logistik yang dikirim telah melalui proses penyortiran sesuai kebutuhan di lapangan. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
1.200 pcs pakaian pria dewasa
1.200 pcs pakaian wanita dewasa
1.140 pcs pakaian anak-anak dan bayi
Selimut, sarung, handuk
Mi instan dan berbagai bahan makanan lainnya
Bantuan tersebut kemudian dihimpun di Kodam Jaya/Jayakarta sebelum diberangkatkan menuju titik-titik pengungsian di Sumatera melalui mekanisme angkutan khusus yang telah disiapkan.
Menurut Mayor Arh Arif Widodo, langkah cepat dan kebersamaan dalam aksi kemanusiaan ini adalah wujud nyata semboyan TNI sebagai penjaga rakyat.
> “TNI akan selalu hadir di tengah-tengah rakyat dan menjadi solusi. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit mengobati kesedihan dan memberikan semangat bagi para korban untuk kembali bangkit,” tutupnya.
Aksi kemanusiaan Satjar Korem 052/Wkr ini kembali menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian tidak pernah padam, terutama ketika saudara sebangsa membutuhkan uluran tangan.
( Syamsul Sinambela )












