Kota Tangerang | infobahari.com
Mengawali hari pertama kerja di Tahun Baru 2026, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Maryono memilih cara sederhana namun sarat makna: bersepeda menyusuri sudut-sudut pelayanan publik Kota Tangerang, Jumat (2/1/2026).
Kunjungan kerja bersepeda tersebut menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang.
Agenda ini dimanfaatkan untuk memberikan arahan sekaligus menyuntikkan semangat kepada para petugas lapangan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
Di hadapan jajaran DLH, Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa kerja ikhlas adalah fondasi utama dalam pelayanan publik, meski sering kali luput dari sorotan dan apresiasi.
“Kerja Bapak dan Ibu mungkin tidak selalu terlihat, bahkan kadang mendapat kritik. Tapi dengan niat tulus dan kerja yang sungguh-sungguh, insya Allah bernilai ibadah. Manfaatnya jauh lebih besar dari sekadar gaji atau penghargaan apa pun,” ujar Sachrudin, disambut tepuk tangan para petugas kebersihan.
Usai dari DLH, rombongan melanjutkan kunjungan ke Dinas Sosial Kota Tangerang. Didampingi Wakil Wali Kota serta jajaran kepala perangkat daerah, Sachrudin menyambangi Rumah Perlindungan Sosial dan Rumah Singgah.
Ia berdialog langsung dengan para penyandang masalah kesejahteraan sosial, mendengarkan satu per satu kisah hidup mereka.
“Semoga betah dan sehat-sehat di sini ya, Pak. Walaupun hidup sendiri, di sini ada teman-teman dan petugas yang siap membantu. Tetap semangat menjalani hidup,” ucap Sachrudin dengan nada empati kepada seorang lansia tanpa keluarga.
Di sela perjalanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga meninjau aktivitas Pasar Anyar yang mulai kembali ramai.
Selain menyapa pedagang, Sachrudin memberikan arahan kepada petugas Satpol PP agar terus menjaga ketertiban dan kenyamanan.
“Peran rekan-rekan Satpol PP sangat penting untuk membuat Pasar Anyar kembali hidup. Tetap profesional dan berikan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli,” pesannya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan pemeliharaan Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, termasuk rehabilitasi taman dan lapangan upacara, guna memastikan fasilitas pemerintahan tetap representatif sebagai pusat pelayanan publik.
Langkah Wali Kota dan Wakil Wali Kota tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya, Siti Nurhayati (45), pedagang Pasar Anyar, mengaku senang dengan kehadiran pimpinan daerah di lapangan.
“Kami merasa diperhatikan. Kalau pemimpinnya mau turun langsung begini, kami pedagang jadi lebih semangat berjualan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Andi (32), warga Kecamatan Tangerang, yang menilai pendekatan sederhana namun menyentuh tersebut mencerminkan kepemimpinan yang membumi.
“Gowes sambil kerja itu kelihatan sederhana, tapi pesannya kuat. Pemimpin hadir langsung memberi semangat, itu yang dibutuhkan petugas dan masyarakat,” katanya.
Dengan mengawali tahun melalui sentuhan langsung ke lapangan, Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
( Syamsul Sinambela )












