Penyambutan Dinilai Tak Etis, Audiensi Resmi JTR dengan Dinkes Kota Tangerang “Turun Kelas” Digelar di Lobi

- Staff

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , KOTA TANGERANG – Cara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menerima audiensi resmi Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) menuai sorotan serius. Pertemuan kelembagaan yang diajukan secara resmi melalui surat permohonan itu justru tidak difasilitasi di ruang rapat atau ruang kerja pejabat, melainkan hanya digelar di area lobi tamu, ruang terbuka yang bercampur dengan masyarakat umum.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar soal etika pelayanan publik, penghormatan terhadap organisasi pers, serta komitmen kemitraan pemerintah daerah dengan insan media.

Pihak Dinkes Kota Tangerang berdalih bahwa seluruh ruangan sedang digunakan untuk rapat internal dan kegiatan pendidikan serta pelatihan (diklat). Hal itu disampaikan oleh Humas Dinkes, Eka Gusmanti, S.SiT., S.Sos., M.Kes.

Namun, dalih keterbatasan ruangan itu justru memperlihatkan potret ironis pelayanan kelembagaan. Alih-alih menjadwalkan ulang atau menyediakan ruang yang layak, audiensi tetap dipaksakan berlangsung di lobi.

Bahkan, salah satu pegawai Dinkes bernama Anty secara spontan mengatakan, “Kita ngobrol di sini aja ya, Pak,” sambil menarik kursi tambahan karena bangku yang tersedia tidak mencukupi.

Situasi tersebut dinilai merendahkan makna audiensi resmi dan menempatkan organisasi pers seolah-olah hanya tamu informal.

Ketua JTR, Ahmad Putra, menegaskan bahwa kedatangan pihaknya bukan kunjungan pribadi atau silaturahmi santai, melainkan audiensi kelembagaan yang memiliki tujuan strategis.

> “Kami datang membawa surat resmi, mengajukan audiensi untuk membangun komunikasi dan sinergi. Tapi faktanya, pertemuan dilakukan di lobi, bukan di ruang yang semestinya. Ini jelas tidak mencerminkan penghormatan terhadap organisasi pers,” tegas Ahmad.

Ia juga menyoroti fakta bahwa pembahasan dilakukan di tengah lalu lalang masyarakat umum yang sedang mengantre pelayanan.

> “Pembicaraan berlangsung di ruang terbuka, di tengah warga yang menunggu. Dari sisi etika, kenyamanan, dan kerahasiaan diskusi, ini jelas tidak layak untuk audiensi resmi,” imbuhnya, Kamis (18/12/2025).

Menurut JTR, audiensi merupakan forum formal dan strategis untuk menyampaikan aspirasi, membangun komunikasi kebijakan, serta memperkuat peran pers dalam mendukung pelayanan publik—terutama sektor kesehatan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

JTR pun membandingkan perlakuan Dinkes Kota Tangerang dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di wilayah Tangerang Raya yang selama ini menerima audiensi JTR secara terbuka, representatif, dan profesional, bahkan menyediakan ruang diskusi khusus sebagai bentuk penghargaan terhadap profesi jurnalis.

> “Pers adalah mitra strategis pemerintah, bukan tamu biasa. Ketika audiensi resmi dilakukan di lobi, pesan yang muncul adalah minimnya penghargaan terhadap fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi Dinas Kesehatan Kota Tangerang. JTR mendesak adanya evaluasi internal terkait tata cara penerimaan tamu kelembagaan, khususnya organisasi pers, agar ke depan komunikasi antara pemerintah dan media tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mencerminkan hubungan yang setara, profesional, dan beradab.

(Tim JTR)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korem 052/Wijayakrama Gelar Sosialisasi Pembuatan Akta Kelahiran bagi Anak Yatim dan Dhuafa di Legok Kabupaten Tangerang
Sorotan Deviden & LHKPN PDAM TB Dinilai Mulai Kebablasan
Sinergi PWI dan Dindik Kota Tangerang: Hadapi Wartawan Tidak Profesional & Kuatkan Literasi Media
Musda Perdana PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Nahkodai DPD Periode 2026–2031
Jumat Keliling Kapolres Gandeng Forkopimda di Masjid Al Mubarok, Bahas Kenakalan Remaja dan Kamtibmas
Penganiayaan di Pasar Malabar, Anak Rentenir Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota
Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi di Sunter Agung
Kasus Poniman Memanas, Polisi Bergerak Cepat Respons Laporan Korban

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:05 WIB

Korem 052/Wijayakrama Gelar Sosialisasi Pembuatan Akta Kelahiran bagi Anak Yatim dan Dhuafa di Legok Kabupaten Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:48 WIB

Sorotan Deviden & LHKPN PDAM TB Dinilai Mulai Kebablasan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:13 WIB

Sinergi PWI dan Dindik Kota Tangerang: Hadapi Wartawan Tidak Profesional & Kuatkan Literasi Media

Senin, 11 Mei 2026 - 05:29 WIB

Musda Perdana PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Nahkodai DPD Periode 2026–2031

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:54 WIB

Penganiayaan di Pasar Malabar, Anak Rentenir Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:50 WIB

Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi di Sunter Agung

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:57 WIB

Kasus Poniman Memanas, Polisi Bergerak Cepat Respons Laporan Korban

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:26 WIB

Korem 052/Wijayakrama Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik I Tahun 2026

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sorotan Deviden & LHKPN PDAM TB Dinilai Mulai Kebablasan

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:48 WIB