INFOBAHARI.COM , Kota Tangerang — Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang oknum guru di salah satu sekolah negeri Kota Tangerang langsung mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menegaskan bahwa pihaknya mengambil langkah tegas dan cepat untuk memastikan keamanan peserta didik tetap terjaga.
“Kami sangat prihatin. Kasus ini tidak kami harapkan dan menjadi evaluasi serius bagi kami,” ujar Ruta saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (29/11).
Ruta menegaskan bahwa Disdik tidak mentoleransi bentuk kekerasan, pelecehan, maupun pelanggaran etika terhadap peserta didik. Ia memastikan bahwa laporan tersebut sudah ditangani pihak kepolisian, dan dinas mendukung penuh proses hukum agar berjalan objektif dan transparan.
Sekolah Diminta Kooperatif & Pendampingan Psikologis Disiapkan
Ruta juga telah menginstruksikan pihak sekolah untuk kooperatif, menjaga keamanan lingkungan belajar, serta memberikan pendampingan psikologis apabila korban atau siswa lain membutuhkannya.
“Pengawasan melekat dan pembinaan akan kami perketat. Keselamatan peserta didik adalah prioritas kami,” tegasnya.
Dinas Pendidikan juga memperkuat koordinasi dengan pengawas sekolah hingga DP3AP2KB untuk mendorong peningkatan edukasi terkait norma kehidupan, etika, serta pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Kutipan dari Masyarakat: Minta Pengawasan Diperkuat
Sejumlah warga ikut bersuara terkait kasus tersebut.
Siti Rahma, orang tua murid di Kecamatan Cipondoh, mengatakan dirinya berharap penanganan kasus berjalan cepat dan terbuka.
“Sebagai orang tua, kami khawatir. Kami ingin proses hukumnya jelas dan sekolah lebih ketat mengawasi guru maupun lingkungan belajar,” ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Budi Heryanto, meminta Disdik melakukan pembinaan rutin.
“Jangan nunggu ada kasus dulu baru bergerak. Pola pengawasan harus rutin dan menyeluruh,” katanya.
( Syamsul Sinambela )












