INFOBAHARI.COM , Tangerang – Sebuah truk tangki Pertamina bermuatan 24 ribu liter Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kecelakaan tunggal di kilometer 11 Tol Bandara Soekarno-Hatta menuju Serpong, Sabtu (27/9). Pukul 15, 30 , Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kemacetan panjang di jalur tol.
Pengemudi truk bernama Indra, bersama seorang rekannya, selamat dari insiden tersebut. Indra mengaku saat itu dirinya sedang dalam perjalanan dari Terminal BBM Plumpang menuju Serpong. Namun, di lokasi kejadian, ia merasa lelah dan mengantuk.
“Saya coba menepikan truk, tapi tidak sadar terlalu ke pinggir hingga menabrak pagar pembatas jalan tol. Truk akhirnya terbalik ke arah sungai kecil di antara tol dengan pemukiman warga,” ungkap Indra di lokasi.
Beruntung, meski kendaraan besar itu terbalik, tidak ada korban jiwa. Muatan BBM juga dilaporkan aman tanpa kebocoran yang berpotensi menimbulkan bahaya lebih besar.
Sikap Pertamina Dipertanyakan
Di sisi lain, insiden ini memunculkan sorotan. Seorang pegawai Pertamina bernama Muhammad Zaki yang berada di lokasi sempat meminta agar kejadian tersebut tidak diliput media.
Saat dikonfirmasi wartawan, Zaki menyebut bahwa larangan tersebut datang dari atasan. “Atas perintah pimpinan, kecelakaan ini tidak boleh diberitakan,” katanya singkat.
Pernyataan itu menimbulkan tanda tanya. Publik berharap PT Pertamina lebih transparan dalam menyampaikan informasi, terutama terkait kecelakaan yang melibatkan sarana distribusi energi vital seperti BBM.
Harapan Masyarakat
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan berkendara bagi pengemudi angkutan bahan berbahaya. Selain itu, masyarakat menuntut agar Pertamina bersikap lebih terbuka sehingga publik bisa ikut mengawasi kinerja badan usaha milik negara (BUMN) tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, truk tangki yang terbalik sudah dalam proses evakuasi dan jalur tol kembali dibuka secara bertahap. (Syamsul)












