Wagub Banten: Program Tanam Jagung Dorong Kemandirian dan Wirausaha Masyarakat

- Staff

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten : Program Tanam Jagung Dorong Kemandirian dan Wirausaha Masyarakat.

Wagub Banten : Program Tanam Jagung Dorong Kemandirian dan Wirausaha Masyarakat.

INFOBAHARI.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, mengatakan Program Menanam Jagung merupakan program ketahan pangan. Selain itu, turut mendukung kemandirian dan wirausaha masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten menggandeng seluruh pihak sukseskan program tersebut.

“Program menanam jagung menumbuhkan kepedulian terhadap ketersediaan pangan,” ungkap Dimyati pada Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutani Sosial di Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu 9/7/2025. Pada lahan kehutanan sosial itu luas lahan tanam jagung mencapai 5 hektar. Pada tahap pertama luas tanam mencapai 2 hektar dengan bibit jagung varietas BISI 235.

Dikatakan, program menanam jagung juga mendorong penerapan ilmu dan terapan teknologi tepat guna. Sehingga didatangkan para ahli pertanian budidaya jagung.

“Mengasah jiwa wirausaha sosial masyarakat, penting sekali bagi masyarakat untuk berwirausaha. Lahan-lahan ditanami sehingga mendukung timbulnya kolaborasi dan gotong royong,” katanya.

Lanjut Dimyati, melalui program menanam jagung, menimbulkan kesadaran tentang makanan bergizi kepada masyarakat.

“Apresiasi kepada Polda Banten dalam mendukung ketersediaan pangan khususnya jagung. Menginisiasi swasembada jagung di kebun datar. Tujuannya agar masyarakat sadar dan swasembada pangan terus berlanjut,” ungkapnya.

Dimyati mengatakan, Pemprov Banten membantu bibit, tenaga ahli, dan benih. “Kami juga menginventarisir lahan-lahan potensial,” pungkas Dimyati.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Irjen Suyudi Ario Seto, mengatakan program menanam jagung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung program swasembada pangan. Sebagai bagian tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat dan ketahanan pangan.

Dikatakan, dalam program menanam jagung, Polri menjalin sinergi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pemerintah daerah, dan kelompok tani. Saat ini Polda Banten melaksanakan program percepatan tanam jagung satu desa dua hektar. Target pengelolaan mencapai 2612 hektar. Pada kuartal I dan II telah tercapai 1.840 hektar atau 70,40 persen.

Ditambahkan, Polda Banten bekerjasama dengan Pemprov Banten kelola tanam jagung seluas 750 hektar. Untuk jajaran polres di Polda Banten terdapat 93 lokasi tanam dengan luasan tanam mencapai 1.576 hektar.

“Penanaman mengutamakan lahan non sawah,” jelas Kapolda Banten.

Seperti diungkap Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, Kementerian Pertanian RI meminta area sawah di kanan kiri jalan tol tetap ditanami padi. Sehingga, untuk target tanam jagung 750 hektar dipindahkan dan ditanam dilahan non sawah/lahan datar. Untuk itu, segera disinergikan dengan Polda Banten untuk potensi calon lokasi dan calon petaninya.

Sementara, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tresna 1 Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Madlani sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu dalam menjalankan kegiatan pertanian.

“Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat kepada masyarakat pertanian. Melalui kerjasama, kami yakin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pertanian,” ucapnya.(Mela)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Banten Akan Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026, Jaring Atlet Berprestasi Menuju Kapolri Cup
Pertegas Komitmen Penataan Kota, SMSI Apresiasi Gerak Cepat Walikota Cilegon
SMSI dan Pemprov Banten Bersinergi, Dorong Peran Media Siber dalam Digitalisasi Pemerintahan
Rayakan Anniversary ke-6, Yaris Bakpao Club Indonesia Chapter Banten Raya Siap Jadi Kiblat Nasional
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang
Resmi! Didampingi Kuasa Hukum PAHAM, Ketua Gema MA Banten Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polda Banten
Buntut Pemukulan oleh Oknum Pendukung Calon Ketum PBMA, Ketua Gema MA Banten Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

Fit and Proper Test Calon KPI di DPR RI, Ferdi Setiawan Jelaskan Gagasan Transformasi Menuju Ekosistem Penyiaran yang Adaptif

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:47 WIB

Terobosan Smart Ferdi Setiawan, Calon Komisioner KPI, Berbekal Pengalaman Dunia Penyiaran, Akademisi Komunikasi & Pegiat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

PERADI Profesional Cetak Rekor MURI, Gandeng 108 Perguruan Tinggi Keagamaan Bangun Ekosistem Pendidikan Hukum Berintegritas

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:12 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, ADI Dorong Reformasi Profesi Dosen sebagai Pilar Ekonomi Berbasis Pengetahuan

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:29 WIB

Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:04 WIB

Mengejar Status Hub Finansial Global, PFII Mulai Disiapkan dari Bali

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:32 WIB

Bupati Serang Terima Anugerah SMSI 2026, Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Insan Pers

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:24 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum Raih Penghargaan Sahabat Pers Indonesia SMSI Pusat

Berita Terbaru