Wali Kota Tangerang Paparkan Program Penurunan Stunting di Hadapan Tim Penilai

- Staff

Selasa, 24 Juni 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tangerang Paparkan Program Penurunan Stunting di Hadapan Tim Penilai.

Wali Kota Tangerang Paparkan Program Penurunan Stunting di Hadapan Tim Penilai.

INFOBAHARI.COM, SERANG – Upaya Kota Tangerang dalam menurunkan angka stunting membuahkan hasil positif. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memaparkan capaian tersebut dalam Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 yang digelar di Kantor Bappeda Provinsi Banten, Selasa (24/6).

Dalam paparannya, wali kota mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kota Tangerang terus menurun secara signifikan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, angka stunting di Kota Tangerang tercatat sebesar 11,2%, turun drastis dari 17,6% pada tahun sebelumnya. Bahkan, data surveilans gizi melalui sistem e-PPGBM menunjukkan angka yang lebih rendah yakni 4,9%.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil nyata kerja kolaboratif kita semua. Ini bukan hanya kerja pemerintah, tapi buah dari sinergi bersama lintas sektor, dari tingkat kota hingga masyarakat,” ungkap Sachrudin.

Wali kota menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan 8 Aksi Konvergensi yang diterapkan secara menyeluruh, mulai dari analisis situasi, perencanaan, rembuk stunting, manajemen data, hingga publikasi dan evaluasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Dari kelurahan sampai kota, semua bergerak bersama. Kami perkuat peran lebih dari 5.500 kader, 2.200 Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan 34 rumah sakit rujukan untuk memastikan anak-anak mendapatkan pelayanan yang optimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sachrudin menekankan pentingnya semangat kolaborasi yang hidup di lapangan, bukan sekadar di ruang rapat. Pemkot Tangerang, kata dia, aktif membangun forum koordinasi, pelatihan teknis, hingga kegiatan “Ngopi” atau Ngobrol Pintar untuk memperkuat sinergi dari level kelurahan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami ingin semangat gotong royong ini terus tumbuh. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa ciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Di era digital, Pemkot Tangerang juga memanfaatkan aplikasi SIDATA yang memungkinkan pemantauan pertumbuhan balita secara realtime. Dengan data yang terintegrasi dan akurat, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

“Inovasi menjadi kunci. Kami hadirkan berbagai program seperti LAKSA GURIH ANGET, DAHSAT yang sudah menjangkau seluruh kelurahan, bedah rumah untuk keluarga stunting, pemberian pangan B2SA, hingga program Penganten Sehat yang bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk skrining kesehatan pranikah,” papar Sachrudin.

Sementara itu, Tim Penilai Provinsi Banten dari DP3AKKB, Haris Efendi, mengapresiasi langkah komprehensif Kota Tangerang dalam penanganan stunting, khususnya pelaksanaan rembuk stunting yang menyentuh hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan untuk Kota Tangerang. Rembuk stunting yang sudah dilakukan secara menyeluruh patut menjadi contoh. Kami harap, hasil dari rembuk tersebut dapat dijelaskan lebih lanjut untuk menjadi pembelajaran bersama,” ujar Haris.

Keberhasilan Kota Tangerang ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus memperkuat kerja kolaboratif dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting.(Syamsul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil
Dahnil Ceritakan Kisah Lahirnya Matahari Pagi Indonesia: Berawal dari Rapat Usai Lari Subuh
SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia
Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan
Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU
Polda Banten Akan Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026, Jaring Atlet Berprestasi Menuju Kapolri Cup
Pertegas Komitmen Penataan Kota, SMSI Apresiasi Gerak Cepat Walikota Cilegon
SMSI dan Pemprov Banten Bersinergi, Dorong Peran Media Siber dalam Digitalisasi Pemerintahan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru