INFOBAHARI.COM , TANGERANG – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan hanya tentang capaian nilai akademik, tetapi juga tentang membentuk manusia yang berkarakter, berakhlak, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman.
Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Pelatihan Pengembangan Karakter dan Life Skills serta Pelatihan Peningkatan Iklim Keamanan Sekolah dan Iklim Kebhinekaan, di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Senin (06/10 ). Kegiatan ini diikuti oleh 68 guru SD dan SMP se-Kota Tangerang.
> “Pendidikan bukan hanya soal angka di rapor. Ini tentang bagaimana kita membentuk manusia seutuhnya — yang berilmu, berakhlak, dan mampu hidup damai dalam perbedaan,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, guru memiliki peran kunci dalam menanamkan nilai-nilai kebajikan di setiap ruang kelas. Bagi Sachrudin, guru bukan sekadar pengajar, melainkan teladan kehidupan yang menumbuhkan kasih, empati, dan semangat kebersamaan di kalangan peserta didik.
> “Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat di mana mereka belajar bukan hanya tentang pelajaran, tapi juga tentang cinta, empati, dan kebhinekaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin menyoroti pentingnya iklim sekolah yang aman dan inklusif, di mana setiap anak merasa diterima apa adanya. Ia menegaskan, guru yang bahagia dan berjiwa sehat akan melahirkan murid yang berkarakter kuat.
Menurutnya, karakter tidak dibentuk lewat teori, melainkan melalui keteladanan nyata para pendidik. Karena itu, ia mengapresiasi semangat para guru yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di tengah derasnya arus perubahan zaman.
> “Mari jadikan pelatihan ini sebagai langkah nyata menghadirkan sekolah yang aman, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan serta kebhinekaan,” pungkasnya. (Mela)












