INFOBAHARI.COM, SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka mematangkan persiapan penyelenggaraan HPN 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Februari 2026 di Provinsi Banten.
Rakor yang digelar di Gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kamis (8/1/2026), bertujuan untuk mensinergikan dukungan serta peran pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten agar pelaksanaan HPN berjalan sukses dan memberi dampak nyata bagi daerah.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, bersama Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang.
Hadir pula jajaran Kepala OPD Pemprov Banten, Asisten Daerah, perwakilan Diskominfo kabupaten/kota se-Banten, serta unsur panitia pusat dan daerah.
Turut hadir dalam rakor tersebut antara lain Wakil Ketua Panitia HPN Henny Murniati, Wakil Sekretaris Panitia Kadirah, Wakil Bendahara PWI Pusat Sumber Rajasa Ginting, Wakil Ketua Bidang Pendanaan Musrifah, Bidang Akomodasi dan Transportasi Mercys Charles Loho, serta jajaran PWI Provinsi Banten, seperti Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Penasehat Lesman Bangun, Wakil Ketua Wisnu Anggoro, Sekretaris Fahdi Kholid, dan Ketua SIWO PWI Banten Badrudin.
Dalam sambutannya, Sekda Banten Deden Apriandhi berbagi pengalaman saat menghadiri HPN di Batam pada 2016 lalu. Ia menilai penyelenggaraan HPN memiliki dampak besar terhadap berbagai sektor.
“Sejak tiba di bandara sudah ada penjemputan yang terkoordinasi dengan baik.
Kesan profesional sangat terasa. Dampak HPN luar biasa, mulai dari perputaran ekonomi UMKM hingga sektor pariwisata,” ujarnya.
Deden berharap, sebagai tuan rumah HPN 2026, Provinsi Banten dapat meraih kesuksesan serupa bahkan lebih baik. Apalagi, pelaksanaan HPN bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Gubernur Banten.
“Ini momentum strategis untuk mengeksplorasi dan menampilkan capaian-capaian pembangunan Provinsi Banten kepada publik nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa penyelenggaraan HPN harus memberikan manfaat nyata bagi daerah tuan rumah.
“Banten ingin apa dari HPN ini? Apakah promosi pariwisata, Proyek Strategis Nasional, infrastruktur, atau sektor lainnya. Kami siap membantu menjembatani ke kementerian terkait,” kata Zulmansyah.
Ia menambahkan, sejumlah daerah yang pernah menjadi tuan rumah HPN terbukti mendapatkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat pasca pelaksanaan acara.
“Banyak daerah setelah HPN langsung dibantu pembangunan infrastruktur dan program strategis lainnya,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra mengapresiasi kesiapan Pemprov Banten yang dinilainya luar biasa, meski waktu persiapan terbilang singkat.
“Penunjukan Banten sebagai tuan rumah HPN 2026 ini berbeda. Daerah lain biasanya melalui proses bidding hingga dua tahun, sementara Banten ditunjuk langsung pasca konferensi persatuan dengan persiapan hanya hitungan bulan,” ungkapnya.
Rian menegaskan bahwa peran pemerintah kabupaten/kota se-Banten sangat penting dalam menyukseskan HPN 2026, baik dari sisi dukungan fasilitas, promosi daerah, hingga partisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan HPN 2026 di Banten tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, promosi daerah, dan penguatan peran pers bagi masyarakat Banten secara luas.
( Syamsul Sinambela )












