Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman

- Staff

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Warga Kota Tangerang kini bisa bernapas lega. Pelayanan distribusi air bersih Perumda Tirta Benteng (TB) kembali berjalan normal setelah sempat terganggu akibat masuknya limbah zat kimia pascakebakaran gudang di wilayah Tangerang Selatan yang mencemari aliran Sungai Cisadane, Senin malam.

Begitu menerima informasi kejadian tersebut, jajaran manajemen PDAM Tirta Benteng langsung bergerak cepat.

Pemantauan dilakukan sejak malam hari di sepanjang bantaran Sungai Cisadane hingga ke Bendungan Pasar Baru atau Pintu Air Sepuluh, yang menjadi titik vital pengambilan air baku bagi Kota Tangerang.

Sekitar pukul 22.00 WIB, tim teknis diterjunkan untuk mengecek kondisi intake air baku di kawasan Honda Citra. PDAM Tirta Benteng juga melakukan koordinasi intensif dengan pengelola Bendungan 10 guna memastikan kondisi air sebelum masuk ke sistem pengolahan.

Hasil pemantauan awal menunjukkan adanya dampak terhadap kualitas air baku. Untuk menjaga keamanan dan kualitas air yang akan didistribusikan kepada masyarakat, pengambilan air baku pun langsung dihentikan secara bertahap.

“Begitu kami menerima informasi adanya kebakaran yang berpotensi berdampak ke aliran Sungai Cisadane, kami langsung mengambil langkah antisipatif. Tidak ada kompromi terkait kualitas air yang akan dikonsumsi masyarakat,” ujar Direktur Utama PDAM Tirta Benteng, Doddy Effendi, Selasa (10/2/2025).

Doddy menegaskan, keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Menurutnya, penghentian sementara pengambilan air baku dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab PDAM dalam menjaga mutu layanan.

“Keselamatan dan kualitas air adalah hal utama. Begitu terindikasi terdampak limbah, pengambilan air baku langsung kami hentikan untuk mencegah risiko lebih lanjut,” tegasnya.

Ia menjelaskan, langkah penanganan dilakukan secara terukur dan sesuai standar operasional prosedur. PDAM menutup sementara intake air baku, melakukan pengurasan (flushing) terhadap air yang terindikasi tercemar, serta menjalankan uji laboratorium secara ketat setiap 30 menit.

“Pengujian laboratorium kami lakukan setiap setengah jam. Air yang belum memenuhi standar langsung dibuang. Kami memastikan hanya air yang benar-benar aman yang kembali diproduksi dan disalurkan ke pelanggan,” kata Doddy.

Hasil pengujian menunjukkan kualitas air baku kembali berada dalam ambang batas aman. Temuan tersebut juga sejalan dengan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta laboratorium internal PDAM Tirta Benteng.

“Alhamdulillah, sejak pukul 05.00 WIB produksi air sudah kembali normal. Distribusi dilakukan secara bertahap sambil terus memantau stabilitas kualitas air,” tambahnya.

Hingga Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB, aliran air bersih telah kembali mengalir ke jaringan pelanggan dengan tingkat distribusi mencapai 90 hingga 95 persen.

Proses normalisasi tekanan masih berlangsung agar aliran air dapat merata di seluruh wilayah pelayanan.

Doddy pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak ragu menggunakan air PDAM.

“Kami pastikan air yang saat ini didistribusikan telah melalui pengolahan dan pengawasan ketat sesuai standar keamanan. Jika masih ada pelanggan yang alirannya kecil, mohon bersabar karena penyesuaian tekanan pipa sedang kami lakukan secara bertahap,” tutupnya.

[ Mela ]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru