Monumen SMSI di Kota Cilegon: Simbol Perjuangan ‘Jalan Sunyi’ Pers Siber dari Banten untuk Dunia

- Staff

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM, Cilegon – Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Banten 2026 mencapai momentum bersejarah dengan diresmikannya Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Alun-alun Kota Cilegon, Sabtu (7/2/2026).

Peresmian ini menjadi penanda penting perjalanan panjang media siber nasional yang berakar dari Banten hingga berkembang menjadi kekuatan pers digital di Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HPN Banten 2026 yang sebelumnya diisi dengan ekspedisi budaya dan sejarah, mulai dari napak tilas Kesultanan Banten Lama, kunjungan kemanusiaan ke Museum Multatuli di Lebak, hingga agenda kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan eksplorasi wisata Anyer.

Ribuan delegasi SMSI dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, turut menghadiri momen bersejarah tersebut. Peresmian monumen dilakukan oleh Wali Kota Cilegon didampingi Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo, serta dihadiri tokoh masyarakat Banten Dr. H. Tubagus Iman Ariyadi dan perwakilan Dewan Pers.

Legacy Perjuangan dari “Jalan Sunyi”
Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa monumen ini bukan sekadar simbol fisik, tetapi menjadi warisan nilai perjuangan media siber yang lahir dari proses panjang dan penuh tantangan.
Ia mengenang perjalanan awal SMSI yang disebutnya sebagai “jalan sunyi” di Kota Cilegon pada 2017, ketika organisasi tersebut mulai dirintis dari komunitas kecil dengan segala keterbatasan, bahkan harus menghadapi stigma negatif terhadap media siber.

“Monumen ini adalah simbol transformasi komunikasi Indonesia. Kami tidak pernah membayangkan langkah kecil yang dilakukan dengan cinta di Cilegon kini tumbuh menjadi kekuatan besar yang menopang potensi bangsa.

Pers bagi kami adalah profesi mulia, bukan pelarian,” ujar Firdaus di hadapan para insan pers nasional.
Pers sebagai Pilar Demokrasi
Tokoh masyarakat sekaligus mantan Wali Kota Cilegon, Dr. H. Tubagus Iman Ariyadi, memberikan apresiasi atas perjalanan SMSI yang dinilainya sebagai bagian penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi.

Menurutnya, media yang objektif memiliki peran vital sebagai penyeimbang kekuasaan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.

“Saya menjadi saksi sejarah bagaimana SMSI dibangun dari Cilegon hingga kini memiliki jaringan di seluruh Indonesia. Idealisme seperti ini harus diwariskan kepada generasi pers berikutnya,” kata Iman Ariyadi.

Era AI dan Pentingnya Trust
Sementara itu, perwakilan Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, S.H., menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial, modal utama media untuk bertahan adalah kepercayaan publik.

“Media tidak akan mati, hanya bentuknya yang berubah. Monumen ini harus menjadi pengingat bahwa trust dibangun dari produk jurnalistik yang benar, sesuai kode etik, bukan sekadar kecepatan,” ujarnya.

Cilegon, Rumah Kelahiran SMSI
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menyampaikan kebanggaan pemerintah daerah karena Kota Baja menjadi tempat lahirnya organisasi perusahaan pers yang kini berkembang pesat secara nasional.

“Selamat datang kembali di Kota Baja.

Apa yang diperjuangkan Pak Firdaus dan rekan-rekan selama bertahun-tahun kini membuahkan hasil. Semoga monumen ini menjadi motivasi bagi pers untuk terus mendorong pembangunan daerah secara jujur dan kritis,” pungkasnya.

Peresmian Monumen SMSI menjadi simbol kebangkitan media siber nasional sekaligus pengingat perjalanan panjang pers digital Indonesia — dari Banten untuk dunia.

( Syamsul Sinambela )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil
Dahnil Ceritakan Kisah Lahirnya Matahari Pagi Indonesia: Berawal dari Rapat Usai Lari Subuh
Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM
SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia
Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan
Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral
Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks
Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru