INFOBAHARI.COM , TANGERANG – Kebakaran hebat menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik milik PT Hardaya Shoe Component (HSC) yang berlokasi di Kawasan Industri Gajah Tunggal, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (14/1/2026).
Peristiwa kebakaran yang melanda area pabrik seluas kurang lebih 5.000 meter persegi tersebut dipicu oleh banyaknya material mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh area produksi hingga bangunan utama.
Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas pada Selasa malam sekitar pukul 23.05 WIB.
Api diketahui berasal dari bagian belakang pabrik yang merupakan area produksi, sebelum merambat ke area finishing dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.
Dalam upaya pemadaman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan 43 personel dengan dukungan 13 unit mobil pemadam kebakaran.
Petugas sempat mengalami kendala di lapangan akibat jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Kepala UPT Damkar Periuk, Kamaluddin, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan pabrik lain di sekitar lokasi.
“Kami menerima laporan pukul 23.05 WIB dan langsung mengerahkan unit dari UPT Periuk, dibantu Mako dan UPT Cibodas. Dalam waktu sekitar 30 menit api berhasil dilokalisir.
Kendala utama di lapangan hanya pada pencarian sumber air,” ujar Kamaluddin.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya.
Proses pendinginan dilakukan hingga Rabu pagi pukul 05.50 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Meski kebakaran menyebabkan bangunan pabrik ludes terbakar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hal ini dikarenakan saat kejadian pabrik sedang tidak beroperasi dan tidak ada aktivitas pekerja.
Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim identifikasi dari Polres Metro Tangerang Kota untuk mengetahui penyebab kebakaran.
“Kami telah melakukan pengecekan TKP bersama Pamapta dan tim identifikasi.
Sumber api diketahui berasal dari bagian belakang pabrik, namun penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan agar hasilnya akurat.
Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” pungkasnya.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran serta menghitung estimasi kerugian akibat insiden tersebut.
( Mela )












