BPK Diminta Audit Realisasi Anggaran Utilitas TK Negeri Rajawali, Aktivis Soroti Transparansi Dana Rp1 Miliar

- Staff

Jumat, 19 Desember 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , KABUPATEN TANGERANG – Pembangunan utilitas TK Negeri Rajawali di Kabupaten Tangerang yang menghabiskan anggaran hingga Rp1 miliar menuai sorotan tajam dari aktivis dan masyarakat. Proyek pendidikan tersebut dinilai minim transparansi, khususnya terkait realisasi dan rincian penggunaan anggaran.

Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah & Keadilan (LP-KPK), Mh. Tamrin, S.H., menilai besarnya anggaran untuk pembangunan utilitas taman kanak-kanak patut dipertanyakan. Hingga kini, kata dia, publik belum mendapatkan penjelasan rinci mengenai item pekerjaan dan output proyek yang sebanding dengan nilai dana yang digelontorkan.

> “Anggarannya sangat besar untuk ukuran TK, tetapi kami belum melihat transparansi yang jelas. Pemerintah daerah wajib membuka secara rinci realisasi penggunaan dana tersebut,” ujar Tamrin kepada wartawan.

Tamrin menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika tidak ada klarifikasi terbuka dari instansi terkait. Ia bahkan menyatakan siap menempuh langkah resmi dengan melibatkan lembaga pemeriksa negara.

> “Jika tidak ada kejelasan, kami akan melayangkan surat resmi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek ini,” tegasnya.

Menurut Tamrin, pengelolaan keuangan negara harus mengacu pada prinsip akuntabilitas dan transparansi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Warga dan Aktivis Minta Pemda Tidak Tutup Mata

Sorotan juga datang dari warga sekitar lokasi pembangunan. Mereka mempertanyakan hasil fisik proyek yang dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran Rp1 miliar. Warga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk bersikap terbuka dan tidak menghindari pertanyaan publik.

> “Yang kami tuntut bukan sekadar proyek selesai, tapi bagaimana uang rakyat digunakan. Transparansi itu wajib,” ujar salah satu warga.

Potensi Pelanggaran Hukum

Jika dalam audit nantinya ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan, proyek tersebut berpotensi melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, terkait penyalahgunaan kewenangan yang dapat merugikan keuangan negara, dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun.

Masyarakat berharap BPK segera turun tangan dan hasil audit dapat dibuka secara transparan kepada publik guna menjaga kepercayaan rakyat terhadap pengelolaan keuangan negara dan sektor pendidikan. Sampai berita ini di tayangkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

(Yuli Amran)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sungai Cisadane Tercemar, PERUMDAM TKR Pastikan Air Tetap Aman dan Layak Konsumsi
PERUMDAN TKR PEDULI WARGA TERDAMPAK BANJIR DI KABUPATEN TANGERANG
Perkuat Sinergitas, Pengurus JTR Audiensi ke Polresta Tangerang
Sempat Bungkam, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Akhirnya Buka Suara soal Dice Massage
Diduga Praktik Prostitusi Berkedok Pijat Refleksi, Wabup Tangerang Perintahkan Satpol PP Turun Tangan.
Perkuat Sinergi Informasi Kesehatan, Pengurus JTR Audiensi ke Dinkes Kabupaten Tangerang
Ramai Disorot Publik, Bupati Tangerang Tegaskan IGD RSUD Tigaraksa Harus Cepat dan Humanis
Dirum Perumda Tirta Benteng dan Ketua PWI Kota Tangerang Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:48 WIB

Pemkot Tangerang Gaspol Waste to Energy, Sachrudin Ajak Warga Disiplin Pilah Sampah

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:54 WIB

TNI Peduli Lingkungan, Satgas Sampah Bersama Warga Bersihkan Jalan di Neglasari

Senin, 23 Maret 2026 - 15:13 WIB

Tips Bijak Kelola THR agar Tidak Boncos

Senin, 23 Maret 2026 - 15:10 WIB

Idulfitri 1447 H, Sachrudin–Maryono Ajak Warga Kota Tangerang Jaga Harmoni dan Perkuat Kepedulian Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 15:06 WIB

Polisi Patroli Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Warga Diminta Aktif Lapor 110 Cegah Pencurian Saat Mudik, Polres Metro Tangerang Kota Intensifkan Patroli Rumsong

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:35 WIB

1.839 Personel Gabungan Amankan Malam Takbir di Kota Tangerang, 41 Titik Disiagakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:50 WIB

Anggota DPRD PAW Dilantik, Maryono: Momentum Perkuat Pengabdian dan Sinergi Pembangunan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:12 WIB

Tebar Takjil dan Silaturahmi Ramadan, Kapolres Metro Tangerang Kota Ajak Ulama Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tips Bijak Kelola THR agar Tidak Boncos

Senin, 23 Mar 2026 - 15:13 WIB