INFOBAHARI.COM, Serang – Panitia Daerah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 mulai mematangkan rangkaian kegiatan dengan meninjau langsung rute napak tilas sejarah di Kawasan Banten Lama. Peninjauan ini dipimpin Ketua SMSI Provinsi Banten sekaligus Penasihat PWI Banten, Lesman Bangun, Senin (2/2/2026).
Museum Banten dan situs-situs bersejarah Kesultanan Banten Lama direncanakan menjadi titik awal rangkaian HPN 2026, yang akan dihadiri ribuan insan pers dari seluruh Indonesia.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan alur kunjungan, kesiapan lokasi, serta kenyamanan dan keamanan para delegasi HPN saat mengikuti agenda wisata sejarah di Tanah Jawara.
Dalam kegiatan tersebut, Lesman Bangun didampingi Wakil Sekretaris II SMSI Banten Herman, Ketua SMSI Kota Serang Yudian, serta tokoh agama KH Aby Muluk, pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul ‘Ulum Kasuren.
Sebagai bagian dari konsep “oleh-oleh sejarah” bagi peserta HPN, panitia telah menyusun draf rute kunjungan yang sarat nilai historis dan budaya.
Rute tersebut antara lain:
Benteng Surosowan, sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Banten sekaligus area ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin
Keraton Kaibon, bekas kediaman Ibunda Sultan yang menampilkan keunikan arsitektur masa lampau
Benteng Speelwijk, situs pertahanan peninggalan kolonial
Vihara Avalokitesvara, simbol toleransi antarumat beragama yang telah terjaga sejak era Kesultanan Banten
Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, menegaskan bahwa pemilihan Banten Lama sebagai titik awal HPN 2026 merupakan keputusan strategis untuk mengangkat identitas dan peradaban Banten di tingkat nasional.
“Kami ingin HPN 2026 memiliki ruh sejarah. Rangkaian acara akan kita mulai dari Banten Lama agar para tamu nasional tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi benar-benar mengenal akar peradaban Banten melalui museum dan situs-situs bersejarahnya,” ujar Lesman.
Dukungan juga datang dari Sultan Banten ke-18, R.Tb. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, yang menilai kehadiran insan pers nasional menjadi momentum penting bagi promosi budaya dan sejarah Banten.
“Kesultanan Banten sangat menyambut baik rencana SMSI Banten dan panitia HPN 2026. Kami siap menjadi tuan rumah yang ramah. Melalui rute sejarah ini, kita tunjukkan bahwa Banten adalah negeri yang kaya sejarah, budaya, dan menjunjung tinggi nilai toleransi,” tutur Sultan.
Kegiatan peninjauan ditutup dengan koordinasi teknis bersama pengelola kawasan Banten Lama untuk memastikan seluruh agenda HPN 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kesan mendalam bagi para peserta.
( Syamsul Sinambela )












