INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Langkah nyata mengatasi persoalan sampah terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Lingkungan Hidup bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, unsur TNI-Polri, serta masyarakat menggelar aksi kerja bakti massal di kawasan Pasar Anyar dan sekitarnya, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai upaya konkret menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, turut mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam aksi kurvei tersebut yang melibatkan unsur Forkopimda, jajaran pegawai pemerintah, serta warga sekitar.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari gerakan nasional Indonesia ASRI yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul awal Februari lalu.
“Bapak Presiden tegas ingin mengakhiri situasi darurat sampah. Kita semua diminta perang melawan sampah melalui gerakan nasional Indonesia ASRI. Kurvei ini adalah salah satu aksi nyata. Mari kita akhiri darurat sampah di seluruh tanah air,” ujar Hanif.
Ia menambahkan, Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Dalam Negeri tengah menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) guna memperkuat kolaborasi nasional dalam implementasi gerakan Indonesia ASRI.
Selain itu, Menteri LH juga mengapresiasi langkah progresif Pemkot Tangerang dalam pembenahan pengelolaan lingkungan, termasuk rencana penerapan teknologi Waste to Energy sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah.
“Kota Tangerang menunjukkan kemajuan signifikan. Persoalan sampah memang kompleks, tetapi di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota, kita melihat perbaikan nyata. Kami akan mendukung penuh upaya Waste to Energy di Kota Tangerang,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam menangani kondisi darurat sampah di wilayahnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang telah memberi contoh langsung melalui kerja bakti ini. Kami bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat terus berupaya menuntaskan persoalan sampah sesuai instruksi Presiden,” kata Sachrudin.
Ia berharap kehadiran Menteri LH dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan budaya hidup bersih dan menjaga lingkungan.
“Semoga ini menjadi pemicu perubahan sikap dan mental masyarakat agar kita bisa lebih cepat mengakhiri darurat sampah di Kota Tangerang,” tambahnya.
Secara bersamaan, aksi kerja bakti juga dilakukan serentak oleh jajaran pegawai Pemkot Tangerang di berbagai lokasi, mulai dari lingkungan kantor pemerintahan, fasilitas umum, hingga pengecatan kansteen dan penataan kawasan publik.
Suara Masyarakat: Lingkungan Bersih Tingkatkan Kenyamanan
Salah satu warga Pasar Anyar, Heri Portal (50), menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih massal memberikan dampak langsung bagi kenyamanan masyarakat.
“Kami senang melihat pemerintah turun langsung bersama TNI-Polri. Lingkungan jadi lebih bersih dan pedagang juga merasa nyaman. Harapannya kegiatan seperti ini rutin dilakukan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti Nurhayati (37), pedagang setempat, yang menilai kolaborasi lintas instansi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan.
“Kalau semua ikut bergerak seperti ini, masyarakat pasti ikut menjaga. Pasar jadi lebih rapi dan pembeli juga lebih betah,” katanya.
Melalui semangat kolaborasi dalam gerakan Indonesia ASRI, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
( Syamsul Sinambela )












