KOTA TANGERANG TERBENGKALAI: PROYEK PUPR MANDUL, ANGGARAN MILIARAN TERANCAM RUGI NEGARA

- Staff

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM, KOTA TANGERANG, 21 Juli 2026 – Anggaran miliaran rupiah sudah disiapkan sejak awal tahun, namun hingga pertengahan Juli 2026 tidak ada satu pun proyek prioritas besar Dinas PUPR Kota Tangerang yang bergerak fisiknya. Ini kontras tajam dengan Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang sudah padat pekerjaan di lapangan sejak bulan lalu.

Di Kota Tangerang, warga masih menatap jalan berlubang, saluran air tersumbat, dan ancaman banjir berulang—sementara janji pembangunan hanya tertulis di lembar dokumen. Yang berjalan saat ini hanya perbaikan tambal sulam skala kecil. Sebaliknya, Tangsel sudah menjalankan proyek air bersih dan penerangan jalan umum; Kabupaten Tangerang pun tuntas penyesuaian dokumen dan mulai turun ke lokasi pekerjaan.

AKAR KRISIS: PEJABAT TIDAK MEMENUHI SYARAT HUKUM
Sumber internal membeberkan kunci kemacetan yang paling fatal: sejumlah pejabat kunci—termasuk Kabid—tidak memiliki sertifikat kompetensi PBJ sesuai Perpres 46/2025, sehingga tidak sah dan melanggar aturan jika ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Tanpa sertifikat itu, SK PPK cacat prosedur sejak awal. Tidak boleh menandatangani kontrak, tidak boleh memutuskan lelang. Tapi sampai sekarang jabatan kunci itu masih dipegang orang yang belum memenuhi syarat hukum,” ungkap sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Setiap keputusan pengadaan yang diambil oleh PPK tidak bersertifikat berisiko dibatalkan total, dinyatakan batal demi hukum, dan berujung pada tuntutan Ganti Rugi Negara (TGR) serta sanksi pidana sesuai UU Tipikor.

POTENSI KERUGIAN NEGARA YANG NYATA
Keterlambatan ini bukan sekadar penundaan waktu, melainkan potensi kerugian keuangan negara yang sangat besar:

– Anggaran belanja modal berisiko tidak terserap optimal, lalu dikembalikan ke kas negara atau dipotong tahun depan;

– Biaya proyek membengkak akibat penundaan, kenaikan harga bahan, dan inflasi;

– Pekerjaan dipaksa selesai terburu-buru di akhir tahun berisiko kualitas buruk dan cepat rusak;

– Kehilangan pendapatan daerah akibat gangguan ekonomi dan pelayanan publik yang terhambat.

MASALAH LAIN YANG TERSUMBAT

– Revisi dokumen teknis tertunda berbulan-bulan karena ketidaksiapan mengikuti standar baru;

– Masalah status lahan belum diselesaikan padahal proyek sudah direncanakan setahun lalu;

– Ketakutan mengambil keputusan menyusul dugaan maladministrasi yang sedang diperiksa.

PENGAWAS DESAK TINDAKAN TEGAS
LSM pengawas anggaran menuntut: “Inspektorat dan Kejari harus segera memeriksa mengapa pejabat tidak bersertifikat tetap dibiarkan memegang wewenang kunci. Jangan biarkan alasan prosedur menjadi tameng kelalaian yang merugikan jutaan warga Kota Tangerang.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang berani menjamin kapan proyek benar-benar dimulai—dan apakah anggaran tahun ini akan terpakai dengan benar, atau hanya menjadi catatan kerugian daerah. ( Red )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?
RAKER JTR 2026 Resmi Sahkan Reshuffle Kepengurusan, R. Herwanto Tegaskan Disiplin Organisasi dan Komitmen Jalankan Hasil Keputusan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:32 WIB

Universitas Indonesia dan PERADI Profesional Buka Pendaftaran PKPA Angkatan I 2026, Hadirkan Pengajar dari MA, Kejaksaan hingga KPK

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:33 WIB

Tokoh Tanah Abang H. Heri MS Resmi Dilantik Sebagai Bendahara DPC PKB Jakpus dan Wakil Ketua DPW DKI Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:29 WIB

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:27 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

Fit and Proper Test Calon KPI di DPR RI, Ferdi Setiawan Jelaskan Gagasan Transformasi Menuju Ekosistem Penyiaran yang Adaptif

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:47 WIB

Terobosan Smart Ferdi Setiawan, Calon Komisioner KPI, Berbekal Pengalaman Dunia Penyiaran, Akademisi Komunikasi & Pegiat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

PERADI Profesional Cetak Rekor MURI, Gandeng 108 Perguruan Tinggi Keagamaan Bangun Ekosistem Pendidikan Hukum Berintegritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:00 WIB

Pekan Diplomasi Prabowo Tuai Apresiasi, Yuddy Chrisnandi: Indonesia Kini Jadi Jangkar Geopolitik Kawasan

Berita Terbaru