Seba Baduy 2025 : Banten Genius Merawat Budaya Menjaga Tradisi

- Staff

Minggu, 4 Mei 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seba Baduy 2025 : Banten Genius Merawat Budaya Menjaga Tradisi.

Seba Baduy 2025 : Banten Genius Merawat Budaya Menjaga Tradisi.

INFOABAHARI.COM, BANTEN – Seba Baduy salah satu ritual budaya paling sakral dan bermakna di Provinsi Banten, kembali terlaksana dengan penuh keteguhan hati masyarakat Baduy.

Dari Kanekes mereka berjalan kaki menuju pusat pemerintahan di Rangkasbitung dan Serang, membawa pesan damai dan amanah leluhur: “Kami titipkan hutan, kami titipkan gunung.” Sebuah pesan sederhana namun dalam maknanya tentang harmoni, kearifan lokal, dan tanggung jawab ekologis yang diwariskan turun-temurun.

Namun, di tengah ramainya narasi tentang pentingnya budaya sebagai jati diri bangsa dan daerah, ironi justru tampak nyata. Hampir tidak terlihat kehadiran “para pihak” yang selama ini mengangkat nama Baduy dalam proposal, seminar, hingga festival. Entitas-entitas yang kerap berbicara lantang soal pelestarian budaya, nyaris absen dalam momen paling otentik dan sakral dari masyarakat Baduy itu sendiri.

Apresiasi dan dukungan nyata justru datang dari satu organisasi yang masih berumur jagung “Banten Genius”.

Meski baru berdiri, Banten Genius hadir bukan hanya dengan simbolik, tapi dengan tindakan konkret yaitu dengan menyediakan air mineral sebanyak 10 krat dan minuman kemasan bagi para warga Baduy yang menempuh perjalanan panjang dalam ritual Seba. Sebuah bentuk empati yang tak banyak disuarakan namun sangat terasa maknanya.

Ketua Umum Banten Genius Yemmelia, ditemui disela-sela acara seba mengatakan, dukungan Banten Genius dalam Seba Baduy 2025 merupakan bentuk perhatian khusus kepada masyarakat baduy yang sedang menjalankan ritual adatnya.

Disisi lain, Yemmelia juga menilai, pelaksanaan Seba Gede tahun ini berjalan cukup lancar dan tertib.

“Kedepan masih ada beberapa hal yang mesti dilengkapi karena kita berharap tahun depan Seba Baduy dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Untuk itu semoga kemasannya dapat lebih dilengkapi,” ucap Yemmelia. Sabtu (3/5/2025)

Sementara itu, Sekjend Banten Genius Ahmad Yani dalam momen Seba Baduy 2025 kali ini mengingatkan bahwa, dalam menjaga tradisi tidak cukup dilakukan hanya lewat spanduk, seminar, atau festival tahunan namun butuh keberpihakan nyata, terutama saat pelakunya sendiri menjalankan ritualnya dalam kesunyian.

“Kita tidak bisa terus-menerus memanen citra dari budaya tradisional tanpa pernah hadir dalam proses keseharian mereka,” tukasnya.

Ditambahkan Ahmad Yani, Seba Baduy bukan sekadar kirab adat namun merupakan napas panjang kebudayaan Nusantara yang menolak punah oleh modernitas.

“Ketika tradisi ini berjalan tanpa banyak yang menyertai, sesungguhnya kita sedang diuji. Benarkah budaya masih menjadi roh dalam kehidupan berbangsa. Atau sudah tergantikan oleh simbolisme yang hampa,” tandasnya.

“Banten Genius memilih untuk hadir tanpa pretensi, memberi tanpa pamrih, dan memahami bahwa tradisi tidak hanya untuk dipamerkan, tetapi untuk dihormati dan dijaga bersama,” pungkas Ahmad Yani  menambahkan. (Syamsul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ForKI Riau Bahas Penguatan Peran Wartawan, Gelombang Sengketa Dana Desa dan BOS Jadi Sorotan KI Banten
HPN 2026 di Banten: Pers Didorong Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI dan Disrupsi Digital
Ratusan Anggota SMSI Ramaikan HPN 2026 di Cilegon, Mahasiswa Diajak Jadi Garda Depan Pers Siber Nasional
Monumen SMSI di Kota Cilegon: Simbol Perjuangan ‘Jalan Sunyi’ Pers Siber dari Banten untuk Dunia
Meriah, Rombongan HPN 2026 Disambut Kesenian Tradisional Pandeglang, Bupati hingga Wagub Banten Apresiasi Peran Pers
Penuh Kekhidmatan, KH Aby Muluk Pimpin Doa Keselamatan dan Kesuksesan HPN 2026 di Banten Lama
Muskot 2026, Yudian Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Kota Serang Periode 2026–2029
HPN 2026: SMSI Banten dan Wali Kota Cilegon Matangkan Persiapan Puncak Peringatan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:00 WIB

Ketum PWI di Puncak HPN 2026 — Pers Sehat Kunci Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat

Selasa, 10 Februari 2026 - 04:58 WIB

PWI Pusat Apresiasi Gubernur Andra Soni, HPN 2026 di Banten Dinilai Sukses dan Berkesan

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:10 WIB

Awali Pembangunan Museum Media Siber Indonesia, Ketua SMSI Banten Apresiasi Donasi Pribadi Rp 10 Juta dari Wagub Dimyati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:15 WIB

Ketum PWI Tekankan Pentingnya Integritas dan Kode Etik Wartawan

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:22 WIB

Pra HPN 2026, PWI Pusat dan PWI Banten Gelar Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro di Untirta

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:23 WIB

Awali Rangkaian HPN 2026, Ratusan Delegasi SMSI Se-Indonesia Napak Tilas Sejarah di Kesultanan Banten Lama Disambut Sultan Banten ke-18, Peserta Jelajahi Surosowan hingga Simbol Toleransi Vihara Avalokitesvara

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:22 WIB

Welcome Dinner HPN 2026: Ketum SMSI Firdaus Gaungkan Solidaritas “Jangan Tinggalkan Kawan” dan Kemandirian Media

Senin, 2 Februari 2026 - 15:22 WIB

HPN 2026 Dimulai dari Banten Lama, SMSI Banten Susun Rute Napak Tilas Sejarah Kesultanan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:22 WIB