INFOBAHARI.COM , TANGERANG – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir terus ditunjukkan Polres Metro Tangerang Kota. Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), Polri memberikan layanan kesehatan langsung kepada para pengungsi banjir yang berada di Posko Banjir Damkar, Kecamatan Benda, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan medis awal penanggulangan bencana, sekaligus wujud kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.
Kasidokkes Polres Metro Tangerang Kota, Iptu dr. Adityas Basriwijaya, M.A.R.S., mengatakan bahwa layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan menyeluruh, pendataan keluhan kesehatan terbanyak, hingga edukasi pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan posko.
“Selain pemeriksaan klinis, kami juga memberikan edukasi kepada para pengungsi tentang pentingnya kebersihan lingkungan posko untuk mencegah penyakit pascabanjir, terutama bagi kelompok rentan,” ujar dr. Adit.
Berdasarkan data di lapangan, banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter menyebabkan 17 kepala keluarga harus mengungsi.
Dari jumlah tersebut, terdata kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, yakni 1 bayi, 2 balita, dan 2 lansia, sementara lainnya terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan bencana.
“Kami memastikan masyarakat terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan optimal. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan warga,”
tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau para pengungsi agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.
“Jika ada keluhan kesehatan, segera laporkan kepada petugas di posko agar dapat segera ditangani,” tambahnya.
Pelayanan kesehatan oleh Sidokkes Polres Metro Tangerang Kota berjalan aman, tertib, dan lancar, serta akan terus dilakukan secara berkelanjutan menyesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
( Syamsul Sinambela )












