INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Aksi unjuk rasa warga di Kecamatan Pinang, tepatnya di wilayah Cipete, Kota Tangerang, yang juga menyasar kawasan perumahan Rasuna Sutra, berlangsung aman dan tertib, Senin (2/2/2026).
Masyarakat menuntut pemerintah dan pihak pengembang Perumahan Rasuna Sutra agar segera mengevaluasi jam operasional truk tanah dan truk molen yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Aksi yang digelar di wilayah Kecamatan Pinang ini mendapat pengawalan aparat keamanan sehingga berjalan kondusif tanpa insiden berarti.
Jalan Rusak dan Berdebu
Dalam orasinya, Amril, salah satu warga Cipete, menyampaikan kekecewaan terhadap kondisi jalan yang rusak dan berdebu akibat aktivitas kendaraan berat proyek pembangunan di kawasan Rasuna Sutra.
“Kami meminta kepada pemerintah dan pengembang agar mengevaluasi ulang jam operasional truk tanah dan truk molen. Sudah sangat meresahkan masyarakat sebagai pengguna jalan. Jalan menjadi rusak dan berdebu akibat truk molen berkapasitas besar,” ujar Amril di hadapan peserta aksi.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung hampir satu tahun tanpa adanya solusi nyata.
Banyak Pengguna Jalan Terjatuh
Amril juga mengungkapkan, kerusakan jalan menyebabkan sejumlah pengguna jalan terjatuh, termasuk anaknya sendiri. Selain itu, kemacetan parah kerap terjadi pada pagi hari saat jam berangkat sekolah dan kerja, serta sore hari ketika warga pulang beraktivitas.
“Banyak pengguna jalan yang terjatuh akibat jalan rusak, termasuk anak saya sendiri. Kemacetan juga terjadi di pagi dan sore hari. Namun pemerintah maupun pengembang seolah tidak memperdulikan keselamatan dan keamanan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila tuntutan warga tidak segera ditindaklanjuti, masyarakat Cipete akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Jika tuntutan kami tidak direspons, kami akan kembali berunjuk rasa dengan massa yang lebih banyak,” tutup Amril.
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun pengembang Perumahan Rasuna Sutra terkait tuntutan warga.
Masyarakat berharap adanya dialog terbuka dan solusi konkret agar aktivitas pembangunan tetap berjalan, namun keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.
( Syamsul Sinambela )












