Kunjungan Kemanusiaan Tim MUI Kota Tangerang ke King Hussein Cancer Center: Bentuk Dukungan Konkret untuk Penyintas

- Staff

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Kemanusiaan Tim MUI Kota Tangerang ke King Hussein Cancer Center: Bentuk Dukungan Konkret untuk Penyintas.

Kunjungan Kemanusiaan Tim MUI Kota Tangerang ke King Hussein Cancer Center: Bentuk Dukungan Konkret untuk Penyintas.

INFOBAHARI.COM, YORDANIA – Delegasi kemanusiaan yang di hati ke 5 melakukan kunjungan resmi ke King Hussein Cancer Center (KHCC) di Amman, Yordania. Kunjungan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk mendukung penanganan anak-anak dari Gaza yang menderita kanker.

Tim terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, PPPA Daarul Qur’an, dan Tim Peduli Palestina yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Turidi Susanto yang juga wakil ketua DPRD Kota Tangerang. Rombongan diterima secara langsung oleh pimpinan rumah sakit, Mrs. Madeline, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi dan dukungan dari masyarakat Indonesia.

“Tanpa dukungan nyata dari Indonesia, kami tidak bisa berbuat banyak dalam merawat korban kanker, baik dari wilayah perang di Palestina maupun dari kamp-kamp pengungsian di Yordania,” ujar Madeline dalam sambutannya, Minggu (24/8/25).

Anak-anak Gaza yang Terlupakan Dunia

KHCC menjadi harapan terakhir bagi banyak anak-anak Palestina yang menderita kanker maupun cedera berat akibat perang. Salah satu kisah yang menyentuh adalah Ummu Muhammad, seorang ibu asal Gaza yang kini tengah hamil, harus menempuh perjalanan panjang dan penuh risiko ke Yordania demi mengobati anaknya. Ia meninggalkan suami dan keluarganya di Gaza.

“Tak ada pilihan. Anak saya harus dirawat, dan KHCC adalah satu-satunya harapan,” ucapnya lirih kepada rombongan.

Tantangan Berat dan Keterbatasan Akses

KHCC yang dikenal sebagai rumah sakit kanker terbaik di Timur Tengah dan menempati peringkat kedua di dunia, saat ini menghadapi tantangan besar. Saat pertama kali mengambil alih penanganan pasien dari Palestina, rumah sakit mencatat ada sekitar 12.000 penyintas kanker. Namun hingga kini, banyak dari mereka yang belum dapat dirawat secara optimal akibat blokade dan embargo ketat dari Israel, serta keterbatasan sumber daya.

Mrs. Madeline menambahkan, bahwa ketika seorang anak dirujuk ke Yordania, problem lain ikut menyusul: keterpisahan keluarga.

“Banyak ibu yang datang sendirian. Suami dan anak-anak lainnya tertinggal di Gaza. Ini bukan hanya soal pengobatan, tapi juga soal trauma dan beban psikologis,” jelasnya.

Kapasitas Terbatas, Beban Semakin Berat

KHCC saat ini hanya memiliki 352 tempat tidur, sementara setiap tahun rumah sakit ini harus menghadapi lonjakan jumlah pasien, terutama dari zona konflik. Dengan meningkatnya eskalasi kekerasan di Gaza, kebutuhan untuk perawatan medis pun melonjak drastis.

Turidi Susanto, yang memimpin rombongan menyatakan, bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung perjuangan kemanusiaan ini.

“Kita tidak hanya mengirimkan bantuan materi, tapi juga membawa harapan. Setiap anak Palestina yang kita bantu adalah bukti bahwa dunia belum buta dan bisu,” ujarnya.

Seruan untuk Solidaritas Palestina Global

Kunjungan ini menjadi cerminan nyata solidaritas rakyat Indonesia terhadap penderitaan bangsa Palestina. Dalam suasana yang penuh haru dan keprihatinan, Abdul Rasyid, Anwar Sani, dan Muhammad Nur Fauzan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus berperan aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Kita tidak bisa diam. Keadilan harus diperjuangkan, bukan ditunggu,” tegas H. Abdul Rasyid.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru