Identifikasi Kebutuhan Stakeholder, Wakil Wali Kota Maryono: “OPD Jangan Asal Copas, Harus Pahami Kebutuhan Nyata!”

- Staff

Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , KOTA TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak hanya menyalin atau meniru konsep program kerja tanpa memahami kebutuhan sesungguhnya dari para pemangku kepentingan. Hal itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Mengidentifikasi Kebutuhan Stakeholder di Lingkungan Pemkot Tangerang Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Grha Bhakti Karya, Selasa (28/10 ).

> “Saya minta jangan asal copas! Kebutuhan itu harus diidentifikasi dan diinventarisir secara mendalam. Setiap OPD dan setiap waktu punya kebutuhan yang berbeda. Kalau analisisnya tepat, maka kebijakan dan program yang dibuat juga akan tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Maryono di hadapan peserta pelatihan.

Menurutnya, di tengah transformasi digital dan kompleksitas pelayanan publik saat ini, kemampuan ASN dalam mengidentifikasi kebutuhan stakeholder menjadi kompetensi penting yang tidak bisa diabaikan.

> “ASN harus punya kemampuan membaca kebutuhan dan ekspektasi stakeholder. Itu fondasi untuk menciptakan kebijakan yang efisien, efektif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tangerang,” ujar Maryono.

Lebih lanjut, Maryono menilai bahwa ASN dengan kemampuan analisis kebutuhan stakeholder yang baik akan mampu membangun komunikasi publik yang lebih efektif, meminimalkan resistensi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

> “Kalau kita tahu betul apa yang dibutuhkan, maka keputusan akan lebih tepat, penggunaan sumber daya lebih efisien, dan hasil kinerja bisa maksimal,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan kompetensi ASN di bidang analisis stakeholder merupakan investasi strategis untuk masa depan pelayanan publik yang adaptif dan responsif.

> “Setelah pelatihan ini, saya berharap peserta tidak hanya paham teori, tapi juga bisa menerapkannya dalam perencanaan program kerja di OPD masing-masing. Jadilah agen perubahan yang membawa semangat baru menuju birokrasi yang transparan dan berorientasi pelayanan,” pesan Maryono menutup sambutan.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Rini Wulandari, mengaku mendapatkan banyak insight baru dari kegiatan ini.

> “Selama ini kita sering fokus pada target program, tapi belum tentu sesuai dengan harapan stakeholder. Pelatihan ini membuka wawasan kami untuk lebih mendengarkan dan menganalisis kebutuhan masyarakat sebelum menyusun kegiatan,” ungkap Rini.

Peserta lain, Asep Rahmat dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menilai pelatihan ini relevan dengan tantangan birokrasi modern.

> “Arahan Pak Wakil Wali Kota sangat tepat. Kami harus berhenti meniru pola lama dan mulai membangun kebijakan berbasis kebutuhan nyata. Ini langkah penting menuju pemerintahan yang lebih partisipatif dan adaptif,” ucap Asep.

Dengan pelatihan ini, Pemkot Tangerang berharap seluruh ASN mampu menerjemahkan kebutuhan stakeholder menjadi langkah nyata dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program — demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.
( Syamsul )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Proyek Rp4,09 Miliar: Sudah Berjalan DI Lapangan, Tapi Tidak Tercatat DI Sistem Resmi Negara !
Semarak HUT RI, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Bazar Murah dan Festival UMKM
29 Tim Ramaikan Piala Kapolres Metro Tangerang Kota, Jadi Ajang Perkuat Sinergitas Polisi dan Masyarakat
Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Proyek Rp4,09 Miliar: Sudah Berjalan DI Lapangan, Tapi Tidak Tercatat DI Sistem Resmi Negara !

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Semarak HUT RI, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Bazar Murah dan Festival UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:35 WIB

29 Tim Ramaikan Piala Kapolres Metro Tangerang Kota, Jadi Ajang Perkuat Sinergitas Polisi dan Masyarakat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:22 WIB

PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:51 WIB

SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:45 WIB

DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan

Berita Terbaru