Gubernur Apresiasi Inisiatif Pemkot Tangerang Gandeng 63 BKK SMK dan P3MI, Dorong Lulusan Siap Kerja Global

- Staff

Rabu, 26 November 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , TANGERANG, — Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperluas akses kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuai apresiasi dari Gubernur Banten, Andra Soni. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara 63 Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Tangerang dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dalam rangka penguatan Program Gampang Kerja yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut berlangsung seusai Apel Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) di SMK Negeri 2 Kota Tangerang, Selasa ( 25/11 ). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis membuka peluang kerja global bagi para siswa, sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tangerang.

“Ini adalah salah satu inisiasi dan inovasi dari Pemkot Tangerang bersama Lembaga Pelatihan Kerja dan P3MI, yang akan melakukan kerja sama dengan 63 SMK. Para siswa nantinya akan mendapatkan pelatihan bahasa untuk dipersiapkan bekerja di luar negeri. Semoga upaya ini bermanfaat bagi para lulusan dan masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 PGRI dan berharap para guru terus menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan di Banten.
“Semoga guru-guru di Banten semakin maju dan terus mengabdikan diri untuk mencetak generasi unggul,” tambahnya.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang turut hadir dalam rangkaian peringatan HUT PGRI dan HGN, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

“Hari Guru ini mengingatkan kita bahwa perjuangan pendidikan adalah fondasi peradaban bangsa. Ketika pendidik berdedikasi, pemerintah berkomitmen, dan masyarakat bergerak bersama, transformasi pendidikan benar-benar terwujud,” tutur Sachrudin.

Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menolak segala bentuk bullying, perundungan, kekerasan, dan tawuran di lingkungan sekolah.
“Tidak ada toleransi untuk perilaku yang merusak masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Program ini pun disambut positif oleh para wali murid dan guru. Sulastri (45), wali murid siswa kelas XII SMK di Kecamatan Periuk, mengaku optimistis dengan adanya kerja sama ini karena membuka peluang lebih luas bagi anak-anak mereka.

“Sebagai orang tua, kami merasa lebih tenang. Anak-anak tidak hanya lulus, tapi juga dibekali pelatihan yang jelas arahnya. Ini sangat membantu masa depan mereka,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Rudi Hartono, guru produktif di salah satu SMK negeri di Kota Tangerang. Ia menilai program ini sebagai jembatan konkret antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Selama ini kami mendorong siswa siap kerja, tapi lewat program ini arahnya lebih nyata. Ada pendampingan, pelatihan bahasa, dan akses kerja yang terstruktur. Ini motivasi besar bagi siswa,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkot Tangerang optimistis mampu mencetak lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing global, serta berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran, yang pada 2025 tercatat turun menjadi 5,88 persen dari 5,92 persen di tahun sebelumnya.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa investasi di sektor pendidikan dan ketenagakerjaan bukan hanya soal angka, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi Tangerang dan Provinsi Banten.
( Mela )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru