Jelang Nataru, Wali Kota Tegaskan Harga Harus Stabil dan Daya Beli Masyarakat Terjaga

- Staff

Rabu, 26 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , TANGERANG, – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Tangerang memperkuat langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang melibatkan lintas sektor.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa kondisi inflasi di Kota Tangerang hingga Oktober 2025 masih berada dalam kategori terkendali, yakni sebesar 2,54 persen year-on-year (yoy), sekaligus menjadi yang terendah di Provinsi Banten.

“Syukur Alhamdulillah, inflasi Kota Tangerang masih yang terendah di Banten. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur TPID, Forkopimda, Bank Indonesia, Bulog, BPS, serta seluruh perangkat daerah. Namun menjelang Nataru, kewaspadaan harus tetap kita tingkatkan,” ujar Sachrudin saat membuka kegiatan Capacity Building TPID Kota Tangerang 2025 di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu ( 26/11 ).

Dalam kegiatan yang mengangkat tema Penguatan Koordinasi dan Strategi TPID dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat tersebut, Sachrudin kembali menekankan pentingnya konsistensi penerapan strategi 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“Kita harus memastikan pasokan cukup, harga tetap terjangkau, distribusi barang berjalan lancar, dan informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Ini menjadi kunci kesiapan kita menghadapi lonjakan permintaan saat Nataru,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan pemantauan harga harian dan memperkuat langkah antisipatif, seperti memastikan kecukupan stok komoditas strategis, menyiapkan pasar murah jika terjadi lonjakan harga, serta memperkuat sistem peringatan dini.

“Seluruh langkah ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat merayakan Nataru,” tambahnya.

Masyarakat Apresiasi Langkah Pemkot

Langkah Pemkot Tangerang ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kebijakan pengendalian harga sangat membantu, terutama bagi kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.

“Saya sangat terbantu kalau harga kebutuhan pokok tetap stabil, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru permintaan biasanya naik. Harapannya pasar murah bisa terus digelar di lingkungan kami,” ujar Siti Aminah (42), warga Kecamatan Karawaci.

Senada dengan itu, Ridwan (35), pedagang sembako di Pasar Anyar, mengatakan stabilitas harga juga berdampak langsung terhadap kelancaran usahanya.
“Kalau harga tidak naik drastis, pembeli juga tidak terlalu mengeluh. Penjualan lebih stabil dan kami bisa melayani pelanggan dengan tenang,” katanya.

Warga lainnya, Dedi Prasetyo (28), pekerja swasta di Cipondoh, berharap pengawasan distribusi juga diperketat agar tidak terjadi kelangkaan barang.
“Yang penting jangan sampai ada oknum yang menimbun barang. Pasokan aman, kami sebagai konsumen lebih tenang menjalani akhir tahun,” ungkapnya.

Dengan penguatan koordinasi lintas lembaga dan implementasi strategi yang konsisten, Pemkot Tangerang optimistis stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru dapat terus terjaga.

“Kami menargetkan perayaan Nataru berlangsung aman, lancar, dan tidak mengganggu daya beli masyarakat,” tutup Sachrudin.

( Mela )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru