infobahari.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar berdampak nyata bagi pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Upaya tersebut membuahkan hasil positif, setelah realisasi PAD Tahun 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menyampaikan apresiasi kepadapemerintah seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), atas kinerja optimal dalam mencapai target PAD tersebut.
Apresiasi itu disampaikan saat Maryono memimpin Rapat Evaluasi PAD Periode Triwulan IV Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (4/2/2026).
“Terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah, khususnya Bapenda, yang telah melakukan berbagai terobosan sehingga target PAD Triwulan IV Tahun 2025 dapat tercapai. Namun, kita tidak boleh berhenti sampai di sini,” ujar Maryono.
Ia menegaskan, ke depan seluruh OPD diharapkan mampu terus menggali dan mengembangkan potensi PAD baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Maryono juga mendorong penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), terutama dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah. Ia menilai digitalisasi pembayaran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi sekaligus meminimalkan potensi kebocoran PAD.
“Perluasan kanal pembayaran digital sangat penting. Selain mempermudah layanan kepada masyarakat, digitalisasi juga dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mengurangi potensi kehilangan PAD,” tegasnya di hadapan jajaran pimpinan OPD, Direktur BUMD, dan Kepala Cabang Bank BJB Kota Tangerang.
Tak hanya mengevaluasi capaian PAD, rapat tersebut juga membahas rencana pengembangan Kawasan Bisnis Aerotropolis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Tangerang.
Menurut Maryono, pengembangan kawasan Aerotropolis diharapkan menjadi sumber PAD baru sekaligus motor penggerak ekonomi daerah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pengembangan kawasan Aerotropolis harus segera kita wujudkan. Ini bukan hanya soal menambah PAD, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Tangerang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibhawa, memaparkan bahwa realisasi pajak daerah sepanjang Tahun 2025 mencapai Rp2,72 triliun atau 100,38 persen dari target. Sedangkan realisasi retribusi daerah menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga 107,77 persen, dengan total nilai mencapai Rp293,9 miliar.
( Syamsul Sinambela )












