HPN 2026 Tanpa Kehadiran Wali Kota, Hubungan Pemkot Tangerang dan PWI Jadi Sorotan

- Staff

Senin, 9 Februari 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM, KOTA TANGERANG – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) Banten 2026 yang seharusnya menjadi ajang penguatan sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah justru memunculkan tanda tanya di Kota Tangerang.

Absennya perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pelepasan kontingen hingga peringatan HPN menjadi sorotan di kalangan jurnalis.
Sebanyak 35 orang kontingen gabungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang berangkat mengikuti rangkaian HPN pada Sabtu (7/2/2026) dari Sekretariat Bersama PWI, SMSI, dan JTR di Jalan Daan Mogot No. 51A, Kelurahan Suka Asih.

Namun, keberangkatan tersebut berlangsung tanpa kehadiran pejabat Pemkot Tangerang. Tidak ada sambutan resmi maupun perwakilan yang hadir dalam kegiatan pelepasan.
Sorotan semakin menguat karena pada puncak peringatan HPN di Sekretariat PWI Kota Tangerang, Wali Kota juga tidak terlihat hadir. Bahkan, tidak ditemukan ucapan resmi ataupun karangan bunga dari Pemkot Tangerang — bentuk dukungan simbolik yang biasanya diberikan pemerintah daerah dalam momentum organisasi profesi mitra strategisnya.

Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permohonan audiensi sekaligus permintaan pelepasan resmi kepada Pemkot beberapa minggu sebelum kegiatan berlangsung.

“Kami sudah menyurati dan mengajukan audiensi jauh hari sebelumnya. Namun hingga hari pelaksanaan, tidak ada konfirmasi maupun kehadiran.
Kami tentu menyayangkan,” ujarnya.

Kontras dengan Daerah Lain
Di sejumlah daerah lain di Provinsi Banten, pelepasan kontingen HPN dilakukan langsung oleh kepala daerah atau perwakilannya.
Seperti di Kota Serang dan Kota Cilegon, dukungan pemerintah daerah terlihat melalui pelepasan resmi dan sambutan kepada insan pers.

Perbedaan tersebut memunculkan pertanyaan di ruang publik: apakah absennya dukungan di Kota Tangerang semata persoalan teknis jadwal atau ada dinamika komunikasi yang perlu dievaluasi bersama.

Pers, Kritik, dan Kemitraan Strategis
Secara historis, pers memiliki fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Kritik terhadap kebijakan publik menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Sejumlah anggota PWI menilai, HPN bukan hanya seremoni tahunan, tetapi simbol komitmen terhadap kebebasan pers dan kemitraan setara antara pemerintah dan media.

“PWI adalah mitra strategis pemerintah. Kritik bukan bentuk permusuhan, melainkan kontribusi dalam perbaikan kebijakan. Kami berharap hubungan kemitraan tetap terjaga,” tegas Herwanto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tangerang terkait ketidakhadiran dalam pelepasan kontingen maupun peringatan HPN 2026.

Meski demikian, kontingen PWI dan SMSI Kota Tangerang tetap berangkat dengan semangat profesionalisme dan membawa nama baik daerah dalam rangkaian HPN Banten 2026.

Publik kini menunggu klarifikasi resmi: apakah ini sekadar miskomunikasi administratif, atau sinyal bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers di Kota Tangerang tengah memasuki fase baru yang membutuhkan penguatan kembali.

RED – ( SYAMSUL SINAMBELA )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru