INFOBAHARI.COM, TANGERANG – Operasi pengamanan Idul Fitri bertajuk Operasi Ketupat Jaya 2026 resmi dimulai untuk memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan perayaan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai Kamis (12/03/2026).
Operasi yang digelar secara terpusat tersebut berlangsung selama 13 hari, mencakup pengamanan arus mudik, pelaksanaan Salat Idul Fitri, hingga arus balik Lebaran.
Secara nasional, sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini.
Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta berbagai instansi terkait lainnya yang bersinergi menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Mudik tahun ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia. Seluruh personel harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolri.
1.859 Personel Disiagakan di Kota Tangerang
Di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, pengamanan mudik juga dilakukan secara maksimal. Sebanyak 1.859 personel disiagakan untuk mengamankan berbagai titik strategis selama pelaksanaan operasi.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan, personel tersebut ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang didirikan selama operasi berlangsung.
“Sebanyak 7 pos kami dirikan, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu, yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” kata Jauhari.
Pengamanan tersebut juga melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Tangerang, serta berbagai potensi masyarakat guna memastikan kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Titip Kendaraan Gratis di Polres dan Polsek
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Metro Tangerang Kota juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang akan mudik ke kampung halaman.
“Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan secara gratis di Polres maupun Polsek. Untuk di Polsek jajaran khusus kendaraan roda dua,” jelas Kapolres.
Layanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama selama libur Lebaran.
Waspadai Cuaca Ekstrem
Dalam pelaksanaan operasi ini, aparat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan selama mudik, termasuk bencana alam.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi berdasarkan prakiraan BMKG.
Selain itu, petugas di lapangan juga diminta untuk menyiapkan rute alternatif apabila terjadi kepadatan atau hambatan arus lalu lintas.
Kota Tangerang Jadi Jalur Strategis Mudik
Kota Tangerang sendiri merupakan salah satu titik strategis dalam arus mudik nasional.
Wilayah ini menjadi jalur perlintasan utama bagi pemudik yang menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa maupun pemudik yang akan menuju Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.
Karena itu, pengamanan lalu lintas serta pelayanan kepada pemudik menjadi perhatian utama aparat selama Operasi Ketupat Jaya berlangsung.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, warga diminta untuk melaporkan rumah yang ditinggalkan kepada tetangga maupun pihak keamanan setempat guna mengantisipasi tindak kriminal.
“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik, dapat menghubungi call center Polri di 110 yang tersedia secara nasional dan bebas pulsa,” tutup Kapolres.
Syamsul Sinambela .












