PP PERSIS: Apresiasi Haji 2026 Berjalan Sukses, Berikan Catatan Penting untuk 2027

- Staff

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobahari.com,Bandung – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PERSIS), Dr. KH Haris Muslim, menilai pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi berjalan lancar dan sukses. Menurutnya, sejumlah perbaikan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi dan otoritas penyelenggara haji berhasil meningkatkan kualitas layanan, terutama dalam pengaturan mobilisasi jemaah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

KH Haris Muslim yang juga mendapat amanah sebagai Musyrif Dini dari Kementerian Haji dan Umrah, Republik Indonesia mengatakan, indikator keberhasilan paling terlihat pada kelancaran pergerakan jemaah menuju Arafah hingga Mina.

“Secara umum pelaksanaan haji tahun 1447 Hijriah berjalan lancar dan sukses. Mobilisasi atau pengaturan jemaah, khususnya di Armuzna, bisa dikatakan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar KH Haris.

Ia menjelaskan, seluruh jemaah yang mengikuti skema reguler telah tiba di Arafah pada malam 9 Zulhijah, sementara jemaah yang mengikuti program Tarwiyah juga sudah berada di Arafah sebelum waktu Zuhur.

Dengan demikian, lanjut KH Haris rukun utama ibadah haji berupa wukuf di Arafah dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh jemaah.

Kelancaran juga terlihat saat perpindahan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Menurut Haris, pelaksanaan mabit dan murur di Muzdalifah tahun ini menjadi salah satu yang terbaik.

“Pada pukul 07.00 pagi tanggal 10 Zulhijah, seluruh jemaah sudah bergerak menuju Mina. Muzdalifah sudah clear sejak pagi hari. Ini merupakan capaian yang jarang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Selain mobilisasi jemaah, Haris juga mengapresiasi pengelolaan dam atau hadyu yang dinilai lebih tertib dibanding musim haji sebelumnya. Melalui sistem resmi Adahi yang dikelola Pemerintah Arab Saudi, penyembelihan dam dapat dilakukan secara lebih terkontrol dan sesuai ketentuan syariat.

Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 150 ribu jemaah Indonesia melaksanakan pembayaran dan penyembelihan dam melalui sistem tersebut.

“Melalui Adahi, penyembelihan dam menjadi lebih tertib, lebih terkontrol, dan memberikan kepastian bahwa pelaksanaannya dilakukan sesuai syariat pada waktu yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Meski memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji tahun ini, Haris menegaskan masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian dalam persiapan musim haji mendatang.

Menurutnya, aspek ritual dan pemahaman manasik haji masih perlu diperkuat, baik di kalangan jemaah maupun petugas haji.

“Sisi utama dari pelaksanaan haji adalah ibadah dan ritualnya. Karena itu pemahaman manasik dan teknis pelaksanaan ibadah haji perlu terus diperkuat kepada jemaah maupun petugas,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar penerapan konsep fikih taisir atau fikih kemudahan tidak bergeser menjadi fikih tasahul, yakni kecenderungan mencari kemudahan tanpa mempertimbangkan alasan syar’i yang kuat.

Menurut KH Haris, berbagai keringanan dalam pelaksanaan ibadah haji harus tetap didasarkan pada kondisi kesulitan nyata yang dialami jemaah, baik karena faktor kesehatan, usia maupun kondisi lapangan.

Dalam evaluasinya, KH Haris turut menyoroti pelaksanaan skema tanazul, yakni kebijakan yang memungkinkan jemaah menginap di hotel saat hari tasyrik guna mengurangi kepadatan tenda di Mina.

Secara konsep, kebijakan tersebut dinilai baik. Namun dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah kendala karena fasilitas utama tetap berada di Mina, sementara jemaah tetap harus berjalan menuju kawasan tersebut untuk melaksanakan mabit.

“Perlu ada evaluasi lebih lanjut terkait tanazul karena dalam praktiknya tidak sesederhana yang dibayangkan. Jemaah tetap menghadapi sejumlah tantangan di lapangan,” ujarnya.

Catatan lain yang menjadi perhatian adalah terkait penerapan istitha’ah kesehatan. Meski standar kesehatan tahun ini dinilai lebih ketat dibanding sebelumnya, Haris menilai masih terdapat jemaah berisiko tinggi yang lolos dan berangkat ke Tanah Suci.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan selama operasional haji berlangsung.

“Ke depan proses istitha’ah kesehatan perlu lebih teliti dan lebih cermat agar risiko di lapangan dapat diminimalisasi,” katanya.

Petugas Haji Perlu Perkuat Pemahaman Manasik dan Kondisi Lapangan

Terkait persiapan penyelenggaraan haji tahun 2027, KH Haris menyambut baik langkah pemerintah yang mulai melakukan persiapan lebih awal, termasuk proses seleksi calon petugas haji.

Ia berharap, para petugas tidak hanya dibekali kemampuan administratif dan teknis pelayanan, tetapi juga mendapatkan penguatan pemahaman fikih haji, manasik, serta kondisi lapangan di Makkah, Madinah, dan Armuzna.

“Petugas haji tahun ini sudah bekerja dengan baik. Namun, ke depan, mereka perlu dibekali wawasan manasik yang lebih kuat, pemahaman kondisi lapangan yang lebih matang, serta kemampuan kerja sama tim yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut KH Haris, petugas haji merupakan ujung tombak pelayanan jemaah sehingga perlu memiliki pemahaman yang komprehensif, tidak hanya terkait aspek operasional, tetapi juga aspek ibadah dan ritual yang menjadi inti pelaksanaan haji.

Ia menilai, pembekalan mengenai kondisi riil di lapangan, khususnya saat puncak pelaksanaan haji di Armuzna, harus menjadi bagian penting dalam pelatihan petugas. Dengan demikian, petugas dapat memberikan pendampingan yang tepat ketika menghadapi berbagai situasi yang dialami jemaah.

Selain itu, kemampuan koordinasi dan kerja sama lintas bidang juga perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah semakin efektif.

PP PERSIS optimistis, apabila proses seleksi dilakukan lebih awal dan diikuti pembinaan yang memadai, kualitas petugas haji Indonesia akan semakin meningkat.

“Sehingga mampu mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik pada masa mendatang,” pungkasnya.

( Syamsul Sinambela )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru