INFOBAHARI.COM,KOTA TANGERANG – Semangat mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Anak kembali digaungkan melalui kegiatan Harmoni Gerakan Bersama yang mengusung tema “Satu Tarikan Nafas Kebaikan”.
Kamis 30/07/2026
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan terbaik bagi tumbuh kembang mereka.
Ketua Panitia Harmoni Gerakan Bersama, Awaludin Reza Permana, menegaskan bahwa predikat Kota Layak Anak bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan.
“Predikat Kota Layak Anak bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kota Layak Anak lahir ketika pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan terbaik bagi tumbuh kembang mereka,” ujar Awaludin Reza Permana.
Menurutnya, kegiatan Harmoni Gerakan Bersama menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, inklusif, dan ramah anak.
“Melalui kegiatan Harmoni Gerakan Bersama bertema ‘Satu Tarikan Nafas Kebaikan’, kami ingin menguatkan kolaborasi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, inklusif, dan ramah anak. Edukasi kesehatan mental, penguatan pola asuh, perlindungan anak, serta kepedulian sosial merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Anak yang tidak hanya diakui melalui penghargaan, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh setiap anak dan keluarga,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah kota di masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak dini.
“Kami percaya, masa depan Kota Tangerang ditentukan oleh kualitas anak-anak yang kita didik hari ini. Karena itu, mari jadikan peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat gotong royong, memperluas kolaborasi, dan memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar, berprestasi, serta hidup dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” tuturnya.
Awaludin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang benar-benar berpihak kepada anak.
“Harmoni Gerakan Bersama adalah ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk membuktikan bahwa mewujudkan Kota Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Tanggapan Masyarakat
Gagasan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat Kota Tangerang. Banyak warga menilai upaya kolaboratif seperti Harmoni Gerakan Bersama menjadi langkah positif dalam membangun kepedulian terhadap masa depan generasi penerus.
Seorang warga Kecamatan Ciledug, Rina (38), mengatakan bahwa edukasi mengenai pola asuh dan kesehatan mental anak sangat dibutuhkan oleh para orang tua di tengah perkembangan zaman.
“Program seperti ini sangat bermanfaat. Orang tua juga perlu terus belajar agar dapat mendampingi anak-anak dengan baik, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkarakter,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dedi (42), warga Kecamatan Karawaci. Menurutnya, menciptakan Kota Layak Anak harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau semua pihak kompak, mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan hingga pemerintah, saya yakin Kota Tangerang akan menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak,” katanya.
Melalui semangat kebersamaan yang diusung dalam Harmoni Gerakan Bersama, diharapkan nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan perlindungan terhadap anak terus tumbuh sehingga predikat Kota Layak Anak benar-benar tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Tangerang.
( *Yudha* )












