BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, Pemkot Tangerang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

- Staff

Minggu, 16 November 2025 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperkirakan berlangsung sepanjang November 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menuturkan bahwa sebagian besar wilayah kota berada pada kategori potensi banjir rendah. Meski demikian, risiko peningkatan genangan tetap harus diantisipasi, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

> “Dengan ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang periode cuaca ekstrem pada akhir bulan,” tegas Mahdiar, Jumat (14/11 ).

Beberapa kecamatan yang masuk dalam kategori potensi banjir rendah meliputi Batuceper, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Larangan, Pinang, dan Kecamatan Tangerang. Meski tergolong rendah, risiko dapat meningkat jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, terutama di area dengan kapasitas drainase yang belum optimal.

Mahdiar menambahkan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada Dasarian II dan III bulan November, dengan puncaknya pada 20–24 November 2025. Dua wilayah yang diprediksi merasakan dampak paling signifikan adalah Kecamatan Ciledug dan Larangan, di mana hujan lebat disertai angin kencang dan petir diperkirakan lebih sering terjadi.

> “Kami mengimbau warga untuk memastikan lingkungan bersih dari sampah, terutama saluran air dan drainase, agar aliran air tetap lancar,” ujarnya.

Pemkot Tangerang juga meminta masyarakat meminimalkan aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat berlangsung serta segera melapor jika menemukan pohon tumbang, saluran mampet, atau potensi bahaya lainnya.

Komitmen pemerintah daerah dalam mitigasi bencana juga diperkuat dengan monitoring cuaca secara berkala serta penyampaian informasi terbaru melalui kanal resmi.

Kutipan dari Warga

Sejumlah warga Kota Tangerang turut menanggapi imbauan ini dengan beragam harapan:

Rizky (35), warga Cipondoh, mengatakan bahwa informasi dini seperti ini sangat membantu masyarakat untuk bersiap.

> “Kalau ada info dari BMKG dan BPBD seperti ini, kami jadi lebih waspada. Minimal bisa bersihin got di depan rumah dan siaga kalau hujan deras.”

Nur Aisyah (42), warga Ciledug, mengaku siap melakukan langkah antisipasi di lingkungan sekitar.

> “Setiap tahun kalau hujan besar Ciledug suka rawan banjir. Jadi saya senang pemerintah beri peringatan lebih awal. Warga di sini juga biasanya gotong royong bersihin saluran air.”

Budi Santoso (29), warga Larangan, menambahkan bahwa partisipasi warga sangat menentukan.

> “Pemerintah sudah kasih peringatan, sekarang tinggal masyarakatnya juga sadar. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke kali.”

Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem November 2025 dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga.

( Yuli Amran )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru