Infobahari.com, Kota Tangerang — Organisasi wartawan Demokrasi Wartawan Kreasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DEWA KRESNA DPP) resmi dideklarasikan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat, bermartabat, dan sarat nilai kebangsaan di Gedung Pemuda/KNPI, Jalan A. Damyati No.28, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (7/2/2026).
Deklarasi tersebut menjadi momentum lahirnya organisasi wartawan yang mengusung semangat demokrasi, profesionalisme, independensi, serta keadilan sosial.
DEWA KRESNA DPP berkomitmen menjaga kemerdekaan pers dengan tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Dalam struktur kepengurusan pusat yang diumumkan, Samsul Bahri dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Juniardi sebagai Sekretaris Umum dan Pandji Pamungkas sebagai Bendahara Umum. Organisasi ini juga diperkuat oleh Suyatmin sebagai Dewan Pembina, H. Agus Sumarna sebagai Dewan Penasihat, serta Moh. Febi Paisal sebagai Penasihat Hukum.
Acara deklarasi turut dihadiri perwakilan Kapolres Metro Tangerang Kota melalui Humas AKP Prapto Lasono, perwakilan Polsek Tangerang Iptu Edi, tokoh masyarakat, sesepuh daerah, insan pers lintas media, serta anggota DEWA KRESNA dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DEWA KRESNA DPP Samsul Bahri menegaskan bahwa organisasi ini lahir sebagai panggilan moral untuk menghadirkan wadah wartawan yang kuat secara struktural sekaligus kokoh secara etika dan nilai.
“DEWA KRESNA lahir dari kesadaran bahwa pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin membangun organisasi yang menjadi rumah bersama bagi wartawan profesional, independen, berintegritas, dan berani menyuarakan kebenaran secara beradab,” tegasnya.
Ia menambahkan, DEWA KRESNA DPP akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya wartawan melalui pendidikan, pembinaan, serta penguatan pemahaman terhadap etika jurnalistik dan hukum pers.
Sementara itu, Dewan Pembina DEWA KRESNA DPP Suyatmin menekankan bahwa profesi wartawan memiliki dimensi moral, sosial, dan kebangsaan yang harus dijaga.
“Pers adalah penjaga nurani publik. Wartawan bukan sekadar pencari berita, tetapi pengemban tanggung jawab moral kepada masyarakat. DEWA KRESNA harus menjadi teladan dalam menjaga marwah pers dan integritas pribadi,” ujarnya.
Dewan Penasihat H. Agus Sumarna juga mengingatkan pentingnya kedewasaan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kritik adalah ruh demokrasi, namun harus disampaikan secara berimbang, beretika, dan tidak menyesatkan.
Wartawan harus tajam dalam analisis, tetapi tetap santun dan menjunjung nilai kemanusiaan,” katanya.
Mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono menyampaikan apresiasi atas deklarasi tersebut dan menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga kondusivitas dan kepercayaan publik.
“Kami berharap DEWA KRESNA menjadi organisasi wartawan yang profesional, menjunjung tinggi etika, serta turut menjaga stabilitas melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, deklarasi juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi.
Suasana semakin semarak dengan hiburan rakyat yang dimeriahkan oleh Engkus Entertainment, menghadirkan nuansa kebersamaan di tengah momentum bersejarah tersebut.
Deklarasi ini menjadi tonggak awal perjalanan DEWA KRESNA DPP dalam membangun ekosistem pers nasional yang profesional, beretika, serta berpihak pada kepentingan publik dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
( Yuli Amran )












