Sekda Tangerang: Partisipasi Publik Kunci Penyusunan RTRW yang Berkelanjutan

- Staff

Rabu, 26 November 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , TANGERANG, — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata ruang yang berpihak pada keberlanjutan melalui penguatan partisipasi publik. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkot Tangerang menggelar Konsultasi Publik ke-2 Materi Teknis Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlangsung secara hibrid di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa ( 25/11 ).

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pihak yang paling terdampak oleh setiap keputusan pembangunan.

“Dalam penyusunan RTRW perlu memperhatikan prinsip pelibatan masyarakat, karena masyarakat adalah pihak yang akan langsung menikmati dan merasakan dampak dari kebijakan RTRW ini,” ujar Herman saat membuka kegiatan secara resmi.

Ia menjelaskan, konsultasi publik kali ini merupakan kelanjutan dari forum serupa yang telah dilaksanakan pada Agustus 2025. Masukan dan aspirasi yang dihimpun sebelumnya menjadi basis penyusunan materi teknis revisi RTRW, sebelum diformulasikan ke dalam Muatan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang.

“Konsultasi publik ini menyampaikan hasil dari pertemuan sebelumnya. Seluruh aspirasi peserta akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kebijakan tata ruang, agar selaras dengan kebutuhan pembangunan dan perlindungan lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Kementerian ATR/BPN secara daring, serta perwakilan pemangku kepentingan dari Pemerintah Provinsi Banten, DKI Jakarta, BUMN, dan instansi terkait lainnya secara luring.

Partisipasi publik pun mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Cipondoh, Siti Rohma (42), menilai pelibatan warga dalam penyusunan RTRW sebagai langkah maju yang menunjukkan keterbukaan pemerintah.

“Kami merasa lebih dihargai karena bisa menyampaikan langsung aspirasi. Tata ruang ini menyangkut lingkungan tempat kami tinggal, jadi sudah sepatutnya masyarakat diajak bicara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Andri Kurniawan, tokoh pemuda di Kecamatan Karawaci. Ia berharap hasil konsultasi benar-benar diimplementasikan, bukan sekadar formalitas.

“Kalau masyarakat dilibatkan sejak awal, kami yakin kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran. Semoga usulan warga tidak hanya dicatat, tapi juga direalisasikan,” katanya.

Menutup sambutannya, Herman berharap forum ini menghasilkan kebijakan RTRW yang berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Tangerang.

“Semoga melalui proses partisipatif ini, kita mampu menyusun tata ruang yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dengan pelibatan lintas sektor dan suara publik yang kian diperkuat, Pemkot Tangerang optimistis revisi RTRW akan menjadi pijakan strategis menuju kota yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.

( Syamsul Sinambela )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asah Profesionalisme, Prajurit Korem 052/Wkr Gelar Latihan Menembak di Yonif 203/Arya Kamuning
Negara Hadir Jaga Pangan di Timur, Satgas Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke Papua Raya
Injourney Airports Salurkan 7.000 Paket CSR, Sekda: Bukti Kolaborasi Nyata untuk Masyarakat Tangerang
Sachrudin: Jadikan Prestasi sebagai Motivasi untuk Tingkatkan Layanan Publik
Luar Biasa! Audiensi JTR dengan Plt. Kadis Pendidikan Kota Tangerang Digelar Pukul 07.00 Pagi
RSUD Kota Tangerang Kini Buka Poliklinik BTKV, Pelayanan Jantung Lebih Mudah dan Terjangkau
Sekdis Kominfo Kota Tangerang Sambut Hangat Pengurus Baru JTR, Tekankan Penguatan Sinergi & Kolaborasi
Bang Baja & Nong Dara Award 2025: Pemkot Tangerang Apresiasi 67 Wajib Pajak, Dorong Budaya Sadar Pajak

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:19 WIB

Asah Profesionalisme, Prajurit Korem 052/Wkr Gelar Latihan Menembak di Yonif 203/Arya Kamuning

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:14 WIB

Negara Hadir Jaga Pangan di Timur, Satgas Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke Papua Raya

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:06 WIB

Injourney Airports Salurkan 7.000 Paket CSR, Sekda: Bukti Kolaborasi Nyata untuk Masyarakat Tangerang

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:00 WIB

Luar Biasa! Audiensi JTR dengan Plt. Kadis Pendidikan Kota Tangerang Digelar Pukul 07.00 Pagi

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:56 WIB

RSUD Kota Tangerang Kini Buka Poliklinik BTKV, Pelayanan Jantung Lebih Mudah dan Terjangkau

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:17 WIB

Sekdis Kominfo Kota Tangerang Sambut Hangat Pengurus Baru JTR, Tekankan Penguatan Sinergi & Kolaborasi

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:46 WIB

Bang Baja & Nong Dara Award 2025: Pemkot Tangerang Apresiasi 67 Wajib Pajak, Dorong Budaya Sadar Pajak

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:39 WIB

Pelajar Rentan Tawuran, Kapolres Jauhari Sambangi SMK Yuppentek 1: “Jangan Sampai Jadi Korban atau Pelaku”

Berita Terbaru