INFOBAHARI.COM, BANTEN – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah menunjukkan hasil nyata. Sejumlah indikator makro dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 mencatat capaian positif, bahkan beberapa di antaranya melampaui target nasional.
Data yang dirilis berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dari sembilan indikator makro, delapan di antaranya berhasil memenuhi bahkan melampaui target tahun 2025.
📈 IPM Tembus 77,25, Masuk 7 Besar Nasional
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten tahun 2025 tercatat sebesar 77,25 poin, melampaui target RPJMD sebesar 76,50. Angka tersebut menempatkan Banten dalam tujuh besar nasional kategori IPM tinggi, memperkuat posisi sebagai provinsi dengan kualitas pembangunan manusia yang semakin kompetitif.
📊 Ekonomi Tumbuh 5,37 Persen, Investasi Tembus Rp130,2 Triliun
Pertumbuhan ekonomi Banten tahun 2025 mencapai 5,37 persen (year-on-year). Capaian ini melampaui target RPJMD 2025 sebesar 5,20 persen dan melanjutkan tren positif sejak 2024 yang berada di angka 4,79 persen.
Sektor industri pengolahan, konstruksi, dan pertanian menjadi motor utama pertumbuhan. Realisasi investasi melonjak signifikan menjadi Rp130,2 triliun pada 2025, meningkat dari Rp105,64 triliun pada 2024.
Lonjakan investasi ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah penduduk bekerja yang mencapai 5,80 juta orang pada Februari 2025.
📉 Kemiskinan Turun, PDRB Per Kapita Lampaui Target
Persentase penduduk miskin berhasil ditekan hingga 5,51 persen, mendekati target RPJMD 5,50 persen.
Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Banten tahun 2025 mencapai Rp74,67 juta, atau 103 persen dari target RPJMD sebesar Rp72,35 juta.
Kontribusi PDRB Banten terhadap nasional tercatat 3,96 persen, mendekati target 4 persen.
Tak hanya itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) juga meningkat menjadi 69,12, melampaui target RPJMD sebesar 66,92.
🏛 Tata Kelola Pemerintahan Kian Solid
Capaian makro tersebut diperkuat tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Pemerintah Provinsi Banten berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sembilan tahun berturut-turut atas laporan keuangan daerah.
Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2025 meningkat menjadi 3,69 dengan kategori sangat baik. Nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) juga mencapai 73,22.
Banten turut meraih predikat “Sangat Baik” dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) 2025 serta kembali memperoleh predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan skor 96,45.
Dalam evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan, Banten masuk 10 besar nasional, tepatnya peringkat kesembilan dari 34 provinsi dengan status kinerja tinggi. Bahkan, dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025, Banten meraih kategori A (Sangat Baik).
🔴 Momentum Konsolidasi Pembangunan
Setahun pertama kepemimpinan Andra Soni–Dimyati menjadi momentum konsolidasi pembangunan di berbagai sektor. Tren positif indikator makro dan tata kelola pemerintahan memberi sinyal optimisme bahwa arah pembangunan Banten 2025–2029 berada di jalur yang tepat. ( Rls )
infobahari.com | Cepat, Akurat, Terpercaya












