Soal Pengaturan Jam Operasional Truk, Pemkot Tangerang Dukung Langkah Pemprov Banten

- Staff

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBAHARI.COM , Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang tengah memperkuat sinkronisasi pengaturan jam operasional truk tambang lintas kabupaten/kota. Langkah ini dinilai penting untuk menekan kemacetan dan kerusakan jalan akibat aktivitas kendaraan berat yang kerap melintas di wilayah perkotaan.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, mengatakan bahwa Pemprov Banten saat ini sedang menyiapkan langkah terpadu dari hulu ke hilir dalam mengendalikan aktivitas truk tambang, terutama yang berasal dari wilayah selatan Banten menuju kawasan industri di bagian utara.

> “Kota dan Kabupaten Tangerang merupakan jalur hilir distribusi hasil tambang dari Lebak dan sekitarnya. Karena itu, sinkronisasi lintasan antar daerah menjadi sangat penting agar kebijakan pengaturan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Maryono usai menghadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Banten, Andra Soni, di KP3B, Serang, Jumat (17/10 ).

Maryono menegaskan bahwa Pemkot Tangerang telah lebih dulu menerapkan pembatasan jam operasional kendaraan berat melalui Peraturan Wali Kota Nomor 93 Tahun 2022, yang mengatur truk hanya boleh melintas antara pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

> “Aturan ini sudah kami jalankan cukup efektif. Namun, dengan adanya sinkronisasi kebijakan antar daerah di bawah koordinasi Pemprov Banten, kami berharap penegakan di lapangan akan lebih kuat dan seragam,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap agar jalur distribusi kendaraan berat ke depan dapat lebih diarahkan melalui akses jalan tol, seperti jalur Kartaraja, Teluknaga, dan PIK 2, guna mengurangi beban lalu lintas di jalan umum yang padat aktivitas warga.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov akan segera menyusun kebijakan jam operasional truk tambang yang sinkron di delapan kabupaten/kota.

> “Kita ingin ada keseragaman pengaturan jam operasional kendaraan tambang di seluruh wilayah Banten. Ini langkah bersama agar lalu lintas truk tambang bisa lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Andra juga meminta dukungan semua pihak, termasuk pengelola jalan tol dan aparat penegak hukum, agar implementasi kebijakan ini berjalan efektif.

> “Kalau sudah ada jalur tol, ya harus dimanfaatkan. Jangan sampai truk-truk berat justru memilih jalur alternatif yang membahayakan warga hanya karena ingin menghindari biaya tol,” pungkasnya.

Apresiasi dari Warga

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Tangerang.

Siti Rahma (38), warga Kecamatan Pinang, mengatakan bahwa pembatasan jam operasional truk sudah lama diharapkan warga.

> “Kalau truk lewat siang hari, debu dan macetnya luar biasa. Jadi kalau nanti jam operasionalnya makin tegas dan sama di semua daerah, kami sebagai warga jelas sangat mendukung,” ujarnya.

Senada, Agus Prasetyo (45), warga Cibodas, menilai langkah Pemprov dan Pemkot ini akan membawa dampak besar bagi kenyamanan masyarakat.

> “Kadang truk besar melintas seenaknya, padahal jalan umum bukan untuk kendaraan berat. Kalau ada keseragaman aturan, aparat juga lebih mudah menindak,” katanya.

Warga berharap aturan baru nantinya disertai pengawasan ketat dan sanksi tegas bagi pelanggar agar tidak hanya sekadar kebijakan di atas kertas.

Syamsul Bahri Sinambela
Editor: Redaksi InfoBahari.com

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolres Metro Tangerang Kota Turun Langsung Cek Bantaran Sungai Cisadane Pascapencemaran
Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana Pantau Instalasi Pengolahan Air
Polsek Batuceper Ringkus Dua Begal Bersenjata Tajam, Aksi Digagalkan Saat Patroli Dini Hari
Karangan Bunga Hadir, Kapolres dan Humas Tak Tampak di HPN PWI Kota Tangerang
Rutan Kelas I Tangerang Raih Tiga Penghargaan IKPA 2025, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
HPN 2026 Tanpa Kehadiran Wali Kota, Hubungan Pemkot Tangerang dan PWI Jadi Sorotan
Potong Tumpeng HPN 2026, PWI Kota Tangerang dan Perumda Tirta Benteng Perkuat Sinergi Pers dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:19 WIB

HPN 2026 di Banten: Pers Didorong Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI dan Disrupsi Digital

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:00 WIB

Ratusan Anggota SMSI Ramaikan HPN 2026 di Cilegon, Mahasiswa Diajak Jadi Garda Depan Pers Siber Nasional

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:53 WIB

Monumen SMSI di Kota Cilegon: Simbol Perjuangan ‘Jalan Sunyi’ Pers Siber dari Banten untuk Dunia

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:56 WIB

Meriah, Rombongan HPN 2026 Disambut Kesenian Tradisional Pandeglang, Bupati hingga Wagub Banten Apresiasi Peran Pers

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:55 WIB

Penuh Kekhidmatan, KH Aby Muluk Pimpin Doa Keselamatan dan Kesuksesan HPN 2026 di Banten Lama

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:59 WIB

Muskot 2026, Yudian Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Kota Serang Periode 2026–2029

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:52 WIB

HPN 2026: SMSI Banten dan Wali Kota Cilegon Matangkan Persiapan Puncak Peringatan

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:44 WIB

PWI Pusat Gelar Kemah Budaya ke Baduy Sambut HPN 2026

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:22 WIB