Susuri Kali Angke, Tiga Kepala Daerah Inventarisir Titik Rawan Banjir di Tangerang Raya

- Staff

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susuri Kali Angke, Tiga Kepala Daerah Inventarisir Titik Rawan Banjir di Tangerang Raya.

Susuri Kali Angke, Tiga Kepala Daerah Inventarisir Titik Rawan Banjir di Tangerang Raya.

INFOBAHARI.COM, KOTA TANGERANG – Pemangku kebijakan kembali menunjukkan upaya serius dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya. Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, turun langsung meninjau kondisi Kali Angke, salah satu sungai strategis yang menjadi penyebab utama luapan air saat musim hujan.

Kegiatan susur sungai yang dilaksanakan pada Rabu 23 Juli 2025, tersebut dimulai dari Perumahan Fortune 8, Ciledug, hingga Bendungan Polor, Cipondoh, yang berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta. Tak kurang dari 10,4 kilometer aliran Kali Angke ditelusuri menggunakan perahu karet.

Turut serta dalam rombongan, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2), David Partonggo Oloan Marpaung. Mereka meninjau langsung kondisi bantaran sungai, titik-titik penyumbatan, serta wilayah rawan banjir di sepanjang aliran Kali Angke.

Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan bahwa penyusuran ini adalah langkah konkret dari komitmen bersama antarwilayah dalam mengatasi persoalan banjir, yang tak bisa diselesaikan hanya oleh satu kota atau satu instansi semata.

“Awal Juli kemarin kita melihat banjir kembali terjadi di sejumlah titik, dan banyak pendapat serta laporan yang masuk. Maka kami berempat bersepakat untuk turun langsung menyusuri Kali Angke, agar bisa melihat secara nyata permasalahan di lapangan. Dari sini, kami bisa menyusun langkah cepat dan solusi jangka panjang secara bersama-sama,” jelas Andra.

Ia menambahkan, dari hasil peninjauan ditemukan sejumlah kondisi yang akan segera diinventarisasi untuk ditindaklanjuti. Di antaranya penyempitan aliran akibat tanah timbul, pendangkalan sungai, hingga proyek tanggul yang belum tuntas.

“Semua temuan ini akan menjadi bahan kajian, dan segera akan dilanjutkan dengan rencana kerja nyata. Penanganan banjir harus melibatkan pemerintah daerah, pusat, serta dukungan masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar dalam menanggulangi banjir. Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang juga terus menjalankan upaya-upaya konkret dalam mengurangi risiko banjir.

“Komitmen kami jelas, banjir harus ditangani dari hulu ke hilir. Pemerintah Kota terus melakukan normalisasi saluran air, membangun infrastruktur pengendali banjir seperti turap dan polder, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” papar Sachrudin.

Ia menyoroti pentingnya peran serta masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Berdasarkan pengalaman langsung saat susur sungai, perahu yang mereka tumpangi beberapa kali tersangkut akibat tumpukan sampah dan puing bangunan di aliran sungai.

“Ini jadi pelajaran penting, kami imbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Persoalan banjir hanya bisa selesai jika kita semua para pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha punya kesadaran dan komitmen bersama. Sungai bukan tempat sampah,” tegas wali kota.

Langkah bersama ini diharapkan menjadi titik awal dari kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah yang lebih solid dalam menghadapi tantangan banjir, demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga Tangerang Raya.

Sementara itu, Kepala BBWS-C2, David Partonggo Oloan Marpaung, mengatakan dari 26 kilometer pembangunan tanggul di sisi kiri dan kanan Kali Angke, saat ini baru terealisasi 19 kilometer dan tersisa 7 kilometer lagi belum selesai.

“Masih ada 7 kilometer yang belum kita selesaikan dan menjadi salah satu faktor penyebab banjir,” kata David Partonggo Oloan Marpaung.

David juga menyampaikan bahwa penyebab lain banjir di pemukiman warga Tangerang adalah karena kondisi Kali Angke yang telah mengalami penyempitan dan pendangkalan. Maka dari itu, dalam kegiatan susur sungai tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa program kedepan untuk mengatasi masalah tersebut agar banjir di pemukiman dapat diselesaikan.

“Kita akan upayakan, tentunya. Tadi seperti Pak Gub sampaikan, ada tim namanya tim kolaborasi penilai banjir. Ini kunjungan sebagai bentuk kolaborasi nyata. Tentunya bukan berhenti sampai di sini, tentunya tadi pengadaan lahan perlu dianggarkan dari APBD. Mungkin dari APBD provinsi, mungkin juga ada kolaborasi kota-kota mungkin,” papar David.(Mela)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sertijab Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama, Danrem Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Pengabdian
Hari Hutan Nasional, Korem 052/Wijayakrama Tanam 2.000 Pohon Sebagai “Kado untuk Indonesia”
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi Bersama Sabuk Kamtibmas, Dorong Peran Aktif Masyarakat Jaga Keamanan
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal
SKANDAL PROYEK IPAL TPA RAWA KUCING: NURCHOLIS SALMAN TEGAS TIDAK PERNAH MEMBERI IZIN, LISENSI PALSU LOLOS SAAT WAWAN FAUZI MENJABAT — DIA BUNGKAM SAAT DITANYA!
DPMPD Terima Pengaduan JTR Terkait Dugaan Anak Kades Jadi Kaur Keuangan
Jurnalis Diduga Diintimidasi di FIF Tangcity, PWI dan JTR: “Ini Ancaman Serius Kebebasan Pers”
Diduga Ada “Setoran Harian” PKL di Kota Tangerang, Aliran Dana Bayangan di Balik Penertiban?

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:13 WIB

Dua Tahun Berlalu, Pelaku Penganiayaan Anak di Pandeglang Belum Ditahan, Keluarga Korban Justru Diteror LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:09 WIB

SMSI Banten Sukses Gelar Training Center Pokja Jaga Desa, Hadirkan Inovasi Ekosistem Media Terintegrasi Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kukuhkan Pokja Jaga Desa se-Banten, Lesman Bangun Tekankan Pentingnya Pengawasan Publikasi Desa yang Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

Anak Semata Wayang Jadi Kebanggaan Keluarga, Sofyan Dikha Rahman Ukir Prestasi Gemilang Di UNIMED

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, DPD Pemuda Batak Bersatu Banten Audiensi dengan BNNP Banten, Siapkan Penandatanganan MoU

Berita Terbaru